Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pertamina Patra Niaga Sumbagut Terus Optimal Salurkan Biosolar di Padang
Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus melakukan upaya optimalisasi penyaluran BBM Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) atau Biosolar di wilayah Kota Padang guna menjaga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. (Dok. Pertamina)
  • Pertamina Patra Niaga Sumbagut meningkatkan penyaluran Biosolar hingga 20% di atas rata-rata normal sejak 14 Mei 2026 untuk menjaga pasokan energi di Kota Padang.
  • Pengawasan distribusi BBM subsidi diperketat lewat monitoring transaksi, pemblokiran QR kendaraan bermasalah, dan pemberian sanksi kepada SPBU yang melanggar aturan.
  • Pertamina menegaskan komitmen menindak penyalahgunaan BBM subsidi dengan berkoordinasi bersama aparat hukum serta mengimbau masyarakat membeli sesuai kebutuhan dan melapor lewat Contact Center 135.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara melakukan optimalisasi penyaluran Biosolar di Kota Padang untuk menjaga ketersediaan energi dan mengantisipasi peningkatan permintaan selama Mei 2026.
  • Who?
    Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat, aparat penegak hukum, serta sejumlah SPBU yang terlibat dalam distribusi BBM subsidi.
  • Where?
    Kegiatan dilakukan di wilayah Kota Padang dan beberapa SPBU di Provinsi Sumatera Barat yang mengalami peningkatan antrean kendaraan.
  • When?
    Upaya peningkatan penyaluran dilakukan sejak 14 Mei 2026, menyusul lonjakan permintaan Biosolar sepanjang bulan tersebut.
  • Why?
    Peningkatan kebutuhan terjadi akibat peralihan penggunaan dari BBM non-subsidi ke subsidi karena disparitas harga serta adanya indikasi transaksi anomali pada sejumlah kendaraan.
  • How?
    Pertamina meningkatkan pasokan hingga 20% di atas rata-rata normal, memperketat pengawasan transaksi melalui pemblokiran QR kendaraan bermasalah, serta memberikan sanksi pembinaan kepada SPBU yang melanggar ketentuan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Padang, IDN Times – Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus melakukan upaya optimalisasi penyaluran BBM Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) atau Biosolar di wilayah Kota Padang guna menjaga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi.

Peningkatan kepadatan kendaraan di sejumlah SPBU wilayah Kota Padang dipengaruhi oleh meningkatnya demand Biosolar selama Mei 2026. Kondisi ini turut dipengaruhi adanya potensi peralihan penggunaan dari BBM Non-Subsidi ke BBM Subsidi akibat disparitas harga, serta adanya indikasi transaksi anomali pada sejumlah kendaraan.


1. Jaga ketersediaan energi

Pertamina Patra Niaga Regional Sumatera Bagian Utara (Sumbagut) terus melakukan upaya optimalisasi penyaluran BBM Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) atau Biosolar di wilayah Kota Padang guna menjaga kebutuhan energi masyarakat tetap terpenuhi. (Dok. Pertamina)

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut telah melakukan rapat koordinasi bersama Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan stakeholder terkait guna mengantisipasi peningkatan demand dan antrean yang terjadi di SPBU wilayah Sumatera Barat, khususnya Kota Padang.

Menindaklanjuti hal tersebut, Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut melakukan peningkatan penyaluran BBM hingga 20% di atas rata-rata normal sejak 14 Mei 2026 guna menjaga ketersediaan energi di lapangan.

2. Bagian upaya jaga penyaluran BBM subsidi

ilustrasi BBM Pertamina (dok. Pertamina)

Selain itu, Pertamina terus memperkuat pengawasan terhadap penyaluran BBM subsidi melalui monitoring transaksi dan pemblokiran QR kendaraan yang terindikasi melakukan transaksi anomali maupun pemalsuan data kendaraan.

Hingga saat ini, ratusan nomor polisi kendaraan telah dilakukan pemblokiran sebagai bagian dari upaya menjaga penyaluran BBM subsidi tetap tepat sasaran.

Pertamina juga telah memberikan sanksi pembinaan kepada sejumlah SPBU di wilayah Sumatera Barat yang ditemukan melakukan pelanggaran dalam penyaluran BBM subsidi.

3. Terus koordinasi

ilustrasi BBM (IDN Times/Aditya Pratama)

Pertamina menegaskan tidak menoleransi segala bentuk penyalahgunaan maupun pelanggaran terkait penyaluran BBM subsidi dan akan terus berkoordinasi dengan aparat penegak hukum serta instansi terkait guna memastikan distribusi energi berjalan sesuai ketentuan yang berlaku.

Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan serta melaporkan apabila menemukan indikasi pelanggaran melalui Pertamina Contact Center 135. (WEB)

Editorial Team