Ilustrasi anak-anak (IDN Times/Dwifantya Aquina)
Sebagai contoh, Mongol menyebut sejumlah film anak-anak Indonesia yang baik. Dia menegaskan, film anak yang baik harus memiliki pesan moral yang mengajarkan persatuan dan optimisme.
“Film anak-anak seharusnya pemeran utamanya juga anak-anak dan ada pesan moral di situ, seperti Petualangan Sherina mengajarkan persahabatan dan Laskar Pelangi yang mengajarkan persatuan dan optimisme dalam hidup anak-anak yang tidak selalu mudah,” ucap Mongol.
Diketahui, PFN melakukan kolaborasi dengan pihak rumah produksi Jaman Studio untuk menggarap film bergenre horor berjudul 'Anak Titipan Setan'. Film itu berkisah tentang cerita pesugihan yang memang menjadi urban legend di masyarakat Indonesia.
Pihak PFN menyatakan bahwa kolaborasi dengan Jaman Studio adalah keinginan pemerintah guna memajukan perfilman Tanah Air.
"Satu alasan kita mau kolaborasi dengan pihak rumah produksi film Indonesia adalah keinginan kita dari pemerintah untuk menghadirkan film-film Indonesia yang berkualitas yang bisa menyumbang kontribusi pada kemajuan industri hiburan, pendidikan dan budaya serta sosial di masyarakat. Harapannya dengan keterlibatan pemerintah melalui PFN ini, film Indonesia bisa cepat go public dan dilirik dunia film internasional," ungkap Direktur Utama PFN, Dwi Heriyanto saat jumpa pers rilis film Anak Titipan Setan di XXI Plaza Senayan, Jakarta Selatan, Rabu (11/1/2023).