Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Kapolri Listyo Sigit memantau dapur SPPG Polri di Mako Brimob, Depok, Kamis (17/7/2025).
Kapolri Listyo Sigit memantau dapur SPPG Polri di Mako Brimob, Depok, Kamis (17/7/2025). (Dok. Humas Polri)

Intinya sih...

  • 33 SPPG berada di wilayah 3T, mampu menyediakan program MBG untuk 2,947 juta masyarakat

  • Polri akan membangun 1.500 SPPG di 2026, dengan sertifikat keamanan dan peralatan sanitasi

  • Farmapol Pusdokkes sebagai produsen food safety kit untuk memastikan bahan pangan aman dan layak konsumsi

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo menyebut Polri telah membangun total 1.179 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di seluruh wilayah Indonesia termasuk kawasan Tertinggal, Terdepan dan Terluar (3T).

Hal itu disampaikan Kapolri dalam sambutannya di acara peresmian 1.179 SPPG dan 18 Gudang Ketahanan Pangan Polri di Polsek Palmerah, Jakarta Barat, Jumat (13/2/2026).

"Polri telah memiliki 1.179 SPPG yang terdiri dari 411 SPPG telah beroperasi, 162 SPPG persiapan operasional, 499 SPPG tahap pembangunan dan selesai pada Maret 2026 dan 107 SPPG dalam tahap groundbreaking," ujarnya.

1. 33 SPPG berada di wilayah 3T

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo bersama Ketua Komisi IV DPR Siti Hediati Hariyadi atau Titiek Soeharto meninjau Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Polri di Karanganyar, Jawa Tengah (Jateng), Jumat (7/11/2025). Dok. Humas Polri

Sigit mengatakan apabila seluruh SPPG tersebut resmi beroperasi maka diproyeksikan akan mampu menyediakan program Makan Bergizi Gratis (MBG) terhadap 2,947 juta masyarakat serta menyerap 58.950 tenaga kerja.

Ia menjelaskan dari ribuan SPPG yang telah dibangun itu, 33 diantaranya berada di wilayah 3T. Sigit menambahkan saat ini Polri tengah melakukan survei lokasi pembangunan SPPG bersama Badan Gizi Nasional (BGN) di Papua Pegunungan, Papua Barat Daya dan Papua Tengah.

"Ini sebagai wujud komitmen Polri dalam mendukung pemerataan akses layanan pemenuhan gizi hingga ke daerah-daerah, agar manfaat program MBG dapat dirasakan oleh setiap anak bangsa," tuturnya.

2. Polri akan membangun 1.500 SPPG di 2026

Kapolri Jendral Pol Listyo Sigit Prabowo menghadiri groundbreaking 27 unit Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sekaligus peresmian operasional 32 SPPG Polda Jateng (Dok. Humas Polri)

Sigit mengatakan di tahun 2026 ini Polri akan kembali membangun 1.500 SPPG di seluruh Indonesia. Untuk mendukung keamanan MBG, kata dia, 201 SPPG Polri telah memiliki Sertifikat Laik Higienis Sanitasi.

Sementara 119 SPBG Polri memiliki Sertifikat Halal dan 147 SPPG Polri telah memiliki Sertifikat Uji Laboratorium Air.

Sigit memastikan seluruh SPPG Polri dilengkapi peralatan berupa filter air dan water heater untuk pengelolaan air, biotank untuk pengelolaan limbah, serta rak foodtray UV dan steamer foodtray guna menjaga kebersihan sanitasi dan kualitas penyajian.

3. Farmapol Pusdokkes sebagai produsen food safety kit

Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo melaksanakan peninjauan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Porestabes Medan, Sumatera Utara (Sumut), Jumat (11/7/2025).

Sigit menekankan seluruh SPPG Polri menerapkan prinsip food security dan food safety secara ketat melalui penggunaan test kit sebagai quality control untuk memastikan bahan pangan aman dan layak konsumsi.

"Polri mengembangkan Farmapol Pusdokkes sebagai produsen food safety kit yang dapat menyediakan 400 unit per bulan pada tahap awal," jelasnya.

Kedepannya, Sigit mengatakan Farmapol Pusdokkes diharapkan dapat mampu memenuhi kebutuhan 33.000 SPPG pada skala nasional.

Editorial Team