Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Polri Kerahkan 89.228 Personel untuk Operasi Ketupat 2026
Kabaharkam Polri Komjen Karyoto paparkan pengamanan Hari Raya Nyepi di Bali. (IDN Times/Amir Faisol).
  • Polri mengerahkan 89.228 personel bersama TNI dan instansi terkait untuk Operasi Ketupat 2026 yang berlangsung 13–25 Maret demi menjaga keamanan arus mudik dan balik Idul Fitri.
  • Beragam pos pengamanan dan pelayanan didirikan di titik strategis, disertai rekayasa lalu lintas serta patroli rutin guna mencegah kemacetan dan tindak kriminal selama musim mudik.
  • Operasi Ketupat juga menekankan keselamatan pemudik melalui pemeriksaan kendaraan, edukasi berkendara aman, serta kesiapan dua ambulans udara untuk tanggap darurat di Pulau Jawa.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Banyak polisi dan tentara kerja bareng supaya orang bisa mudik Lebaran dengan aman. Ada 89 ribu lebih petugas jaga jalan, terminal, bandara, dan tempat ramai. Mereka bikin pos buat istirahat dan bantu orang kalau capek atau butuh bantuan. Polisi juga atur jalan biar gak macet dan siap ambulans terbang kalau ada darurat.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) menggelar Operasi Ketupat 2026 untuk mengamankan arus mudik dan balik menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026. Operasi Ketupat akan berlangsung selama 13 hari, mulai 13-25 Maret 2026.

Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri, Komjen Karyoto menjelaskan, sebanyak 89.228 personel akan bertugas di berbagai wilayah selama pelaksanaan Operasi Ketupat 2026, yang didukung oleh TNI, Dinas Perhubungan, Satpol PP, serta instansi terkait lainnya.

Menurut Karyoto, ribuan petugas akan disebar di berbagai titik strategis, termasuk jalur utama mudik, terminal, stasiun, pelabuhan, bandara, hingga pusat-pusat keramaian seperti pusat perbelanjaan dan tempat wisata.

“Pengamanan dilakukan secara terpadu. Tidak hanya pengaturan lalu lintas, tetapi juga pengamanan di lokasi-lokasi yang berpotensi terjadi kepadatan maupun gangguan keamanan,” ujar Karyoto dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi III DPR, di Kompleks Parlemen, Jakarta, Rabu (11/3/2026).

1. Polri dirikan pos pengamanan bantu para pemudik

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Karyoto, menjadi inspektur upacara pemecatan empat anggota di Polda Metro, Rabu (12/03/2025). (dok. Humas Polda Metro Jaya)

Selain menempatkan personel di lapangan, Polri juga mendirikan sejumlah pos pengamanan dan pos pelayanan untuk membantu para pemudik.

Karyoto mengatakan, pos tersebut berfungsi sebagai tempat istirahat, pusat informasi, hingga pelayanan darurat bagi masyarakat yang membutuhkan bantuan selama perjalanan.

Polri juga menyiapkan berbagai rekayasa lalu lintas guna mengantisipasi kemacetan. Beberapa di antaranya seperti penerapan sistem one way, contraflow, serta pembatasan kendaraan berat pada waktu-waktu tertentu.

“Aparat kepolisian juga melakukan patroli rutin guna mencegah tindak kriminal seperti pencurian, penjambretan, dan perampokan yang kerap meningkat pada saat musim mudik,” kata Mantan Kapolda Metro Jaya itu.

2. Operasi Ketupat bukan hanya fokus kelancaran arus lalu lintas

Kapolda Metro Jaya, Irjen Pol. Karyoto, menjadi inspektur upacara pemecatan empat anggota di Polda Metro, Rabu (12/03/2025). (dok. Humas Polda Metro Jaya)

Di samping itu, Karyoto menyampaikan, Operasi Ketupat tak hanya fokus pada kelancaran arus lalu lintas, melainkan juga menitikberatkan pada keselamatan pemudik. Petugas di lapangan akan melakukan pemeriksaan kendaraan dan pengemudi, sekaligus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan berkendara.

Baharkam Polri juga menyiapkan dua unit ambulans udara yang dapat digunakan dalam kondisi darurat selama periode mudik.

“Kami menyiagakan dua ambulans udara yang dapat digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi insiden dalam perjalanan mudik. Saat ini penempatannya masih difokuskan di Pulau Jawa,” ujar Mantan Direktur Penyidikan KPK.

3. Operasi Ketupat diharapkan berjalan lancar

Kapolda Metro Irjen Karyoto memimpin upacara PTDH 5 anggota Polda Metro di BPMJ, Kamis (2/1/2025). Dok. Humas Polda Metro

Ia berharap, melalui Operasi Ketupat 2026, masyarakat dapat melakukan perjalanan mudik dengan aman dan nyaman sehingga dapat merayakan Idul Fitri bersama keluarga dengan penuh kebahagiaan.

“Kami dari Baharkam Polri membuat dua ambulans udara yang digunakan sewaktu-waktu apabila terjadi insiden dalam perjalanan mudik. Namun ini baru ditempatkan di Pulau Jawa,” kata Karyoto.

Editorial Team