Jakarta, IDN Times - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis informasi terkait posisi hilal pada 19 Maret 2026. Melalui laman resminya pada Selasa (10/3/2026), BMKG menyajikan data hisab saat matahari terbenam sebagai acuan pendukung pelaksanaan observasi atau rukyatul hilal.
Data yang dirilis BMKG terkait waktu konjungsi (ijtimak), terbenamnya matahari, peta ketinggian hilal, peta elongasi, umur bulan, hingga daftar objek astronomis lain pengganggu pengamatan.
Fase konjungsi geosentrik atau ijtimak terjadi saat bujur ekliptika bulan bertepatan persis dengan bujur ekliptika matahari. Peristiwa ini dijadwalkan berlangsung pada Kamis, 19 Maret 2026 pukul 08.23.23 WIB, 09.23.23 WITA, atau 10.23.23 WIT di angka bujur ekliptika 358,45 derajat.
BMKG menulis periode sinodis Bulan terhitung sejak konjungsi awal Ramadan 1447 H hingga konjungsi awal Syawal 1447 H berlangsung selama 29 hari 13 jam 22 menit.
