Jakarta, IDN Times - Presiden Prabowo Subianto disebut setuju terhadap usulan Komisi Percepatan Reformasi Polri yang menempatkan Korps Bhayangkara tetap di bawah Presiden. Hal itu disampaikan usai Komisi Percepatan Reformasi Polri menyampaikan laporan kepada Presiden Prabowo.
Ketua Komisi Percepatan Reformasi Polri Jimly Ashiddiqie mengatakan, sudah diputuskan tidak ada kementerian baru untuk membawahi Polri. Sebab, sebelumnya ada usulan ada Kementerian Keamanan untuk membawahi Polri.
"Kami sudah sepakati bahwa kami tidak mengusulkan adanya pembentukan kementerian baru. Tadi Presiden juga tanya, kita jelaskan yang kesimpulan kami manfaatnya dibandingkan mudaratnya, mudaratnya lebih banyak, maka ya sudah kita nggak usah usulkan," ujar Jimly di Istana Merdeka, Jakarta, Selasa (5/5/2026).
