Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Pramono Antisipasi Dampak El Nino, Fokus Pangan dan Energi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wagub DKI Jakarta Rano Karno dalam konferensi pers di Balai Kota, Jumat (17/4/2026)/(IDN Times Dini Suciatiningrum)
  • Pemerintah DKI Jakarta menyiapkan langkah antisipasi menghadapi dampak El Nino dengan fokus menjaga stabilitas pasokan pangan dan energi di ibu kota.
  • Pemprov DKI bekerja sama dengan daerah penghasil pangan serta siap memberikan bantuan seperti pompa agar produksi tetap berjalan meski terdampak cuaca ekstrem.
  • Untuk menjaga stok, Pemprov menambah impor sapi dari Australia dan memprioritaskan ketersediaan LPG 3 kilogram guna menghindari kelangkaan energi rumah tangga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
17 April 2026

Pramono menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menggelar rapat khusus membahas dampak El Nino, dengan fokus pada sektor pangan dan energi. Ia menegaskan pentingnya kesiapan agar pasokan kebutuhan pokok dan energi tetap terjaga.

kini

Pemprov DKI Jakarta menjalin kerja sama dengan daerah penghasil pangan, menyiapkan bantuan seperti pompa untuk wilayah terdampak, menambah impor sapi dari Australia melalui Dharma Jaya, serta memprioritaskan ketersediaan LPG 3 kilogram di tengah potensi dampak El Nino.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta menyiapkan langkah antisipasi menghadapi dampak fenomena El Nino dengan fokus menjaga ketahanan pangan dan energi di wilayah ibu kota.
  • Who?
    Penjabat Gubernur DKI Jakarta, Pramono, bersama jajaran Pemprov DKI dan BUMD Perumda Dharma Jaya yang terlibat dalam pengamanan pasokan pangan serta energi.
  • Where?
    Kegiatan persiapan dan rapat koordinasi berlangsung di Balai Kota DKI Jakarta, dengan kerja sama melibatkan daerah penyangga dan penghasil bahan pangan.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Jumat, 17 April 2026, saat pembahasan khusus mengenai dampak El Nino terhadap sektor pangan dan energi di Jakarta.
  • Why?
    Langkah ini dilakukan untuk memastikan pasokan kebutuhan pokok dan energi tetap aman di tengah potensi gangguan akibat cuaca ekstrem yang dipicu oleh fenomena El Nino.
  • How?
    Pemprov memperkuat kerja sama antar daerah, menambah impor sapi dari Australia melalui Dharma Jaya, menyiapkan bantuan pompa ke wilayah terdampak, serta mengatur distribusi BBM dan LPG 3 kilogram.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pak Pramono di Jakarta lagi siap-siap karena cuaca El Nino bisa bikin susah makanan dan energi. Pemerintah mau kerja sama dengan daerah lain biar beras dan sayur tetap ada. Mereka juga mau beli sapi dari Australia biar daging cukup. Untuk gas kecil tiga kilo, mereka jaga supaya orang tidak kehabisan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Langkah antisipatif Pemprov DKI Jakarta terhadap dampak El Nino menunjukkan kesiapan dan kepedulian pemerintah dalam menjaga kestabilan kebutuhan warga. Melalui kerja sama lintas daerah, bantuan alat pertanian, serta penambahan stok daging dan pengawasan distribusi energi, upaya ini mencerminkan manajemen risiko yang terencana demi memastikan pasokan pangan dan energi tetap aman bagi masyarakat ibu kota.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mulai mempersiapkan langkah antisipasi menghadapi dampak fenomena El Nino, khususnya pada sektor pangan dan energi. Kesiapan ini dilakukan agar pasokan kebutuhan pokok dan energi di ibu kota tetap terjaga di tengah potensi gangguan cuaca ekstrem.

Upaya tersebut mencakup penguatan kerja sama dengan daerah penghasil bahan pangan serta pengendalian distribusi energi, termasuk BBM dan LPG bersubsidi.

“Minggu ini secara khusus Pemerintah DKI Jakarta rapat mengenai dampak El Nino. Terutama bagi Jakarta ini harus dipersiapkan dengan sebaik-baiknya. Ada dua yang paling utama, yang pertama berkaitan dengan pangan, yang kedua berkaitan dengan energi,” ujar Pramono di Balai Kota DKI, Jumat (17/4/2026).

1. Siap berikan pompa ke daerah penyangga

Kementerian Pertanian (Kementan) melakukan berbagai strategi untuk menggunakan sumber air yang tersedia selama El Nino. (dok. Kementan)

Pada sektor pangan, Pemprov DKI Jakarta telah menjalin kerja sama dengan sejumlah daerah guna memastikan produksi tetap berjalan, termasuk dengan memberikan bantuan jika wilayah terdampak El Nino.

“Kalau ada persoalan El Nino dan kemudian berdampak pada daerah tersebut, Pemerintah DKI Jakarta akan memberikan bantuan, salah satunya misalnya pompa dan sebagainya. Supaya produksinya tetap terjaga,” katanya.

2. Pemprov akan impor sapi

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menerima sapi impor dari Australia di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Senin (23/2/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Selain itu, untuk menjaga stok daging, Pemprov DKI melalui BUMD Perumda Dharma Jaya akan menambah impor sapi dari Australia.

“Saya sudah menyetujui Dharma Jaya untuk menambah impor sapi dari Australia. Yang kemarin sudah mengirim kurang lebih 3.000, kali ini dari 7.500 target saya izinkan untuk segera dimasukkan. Lebih baik stoknya ada di Jakarta daripada kemudian masih harus menunggu di luar,” ujar Pramono.

3. Pemprov akan fokus pada LPG tiga kilo

Penyaluran LPG 3 Kg di Lombok Timur. (dok. Pertamina)

Di sektor energi, Pemprov DKI mengakui pasokan BBM masih bergantung pada kebijakan pemerintah pusat, namun tetap akan diantisipasi agar tidak terjadi kekurangan, terutama untuk LPG 3 kilogram.

“Memang untuk BBM ini kan bergantung dengan kebijakan pemerintah pusat, tetapi tentunya kami akan mencari, memanage supaya Jakarta ini tidak kekurangan. Hanya memang yang perlu mendapatkan perhatian khusus adalah LPG 3 kilo,” katanya.

Editorial Team