Comscore Tracker

Rival Kalah di MK, Mantu Jokowi Segera Dilantik Jadi Wali Kota Medan

Gugatan sengketa pilkada oleh Akhyar-Salman kandas di MK

Medan, IDN Times – Gugatan pasangan calon wali kota Medan Akhyar Nasution–Salman Alfarisi, melawan pasangan Bobby Afif Nasution-Aulia Rachman, kandas di Mahkamah Konstitusi (MK).

Berdasarkan keputusan, MK menyatakan perkara No 41/PHP.KOT-XIX/2021 terkait permohonan pembatalan keputusan rekapitulasi hasil pemilihan Pilkda Medan 2020 gugur. Dengan keluarnya keputusan MK ini, maka menantu Presiden Joko "Jokowi" Widodo, Bobby Nasution, akan melenggang dilantik menjadi Wali Kota Medan.

Dalam Pilkada Kota Medan 9 Desember 2020, pasangan Bobby-Aulia unggul dengan memperoleh 393.327 suara atau 53,45  persen dari suara sah. Sementara pasangan Akhyar Nasution-Salman Alfarisi hanya memperoleh 342.580 suara atau 46,55 persen.

Namun, pasangan Akhyar-Salman mengajukan gugatan sengketa pilkada ke MK. Mereka  mendaftarkan gugatan pada 18 Desember 2020. Mekanisme ini memang berlaku dalam Pemilihan Kepala Daerah, tapi MK menyatakan gugatan itu gugur.

Baca Juga: Real Count KPU, Bobby Nasution-Aulia Rachman Menangi Pilkada Medan 

1. KPU Medan sebut MK telah membuat aturan yang seimbang

Rival Kalah di MK, Mantu Jokowi Segera  Dilantik Jadi Wali Kota Medan Calon Wali Kota Medan nomor urut 1, Akhyar Nasution mencoblos di TPS 22 Komplek Wartawan Jalan Intertip, Medan (Dok. IDN Times/Istimewa)

Terkait keputusan MK itu Kuasa Hukum KPU Medan, Faisal, dalam keterangan tertulis, Senin (15/2/2021), mengatakan, ‎"kami menghormati setiap langkah dan tindakan konstitusional yang dilakukan oleh peserta pemilihan. Termasuk sikap pasangan calon nomor urut 1, Akhyar Nasution-Salman Alfarisi peserta pemilihan Wali Kota dan Wakil Wali Kota medan tahun 2020."

"Apalagi Mahkamah Konstitusi melalui peraturannya baik No 6 tentang tata cara penyelesaian sengketa maupun Peraturan No 8 Tahun 2020 tentang tahapan dan jadwal penyelesain perselisihan telah membuat aturan yang seimbang," lanjut Faisal.

2. KPU Medan minta semua pihak terima keputusan MK

Rival Kalah di MK, Mantu Jokowi Segera  Dilantik Jadi Wali Kota Medan IDN Times/Axel Joshua Harianja

Adapun pemutusan perkara itu langsung dipimpin oleh Ketua MK Anwar Usman. Keputusan MK menggugurkan perkara tersebut dengan terlebih dahulu mempertimbangkan bunyi Pasal 37 Peraturan MK No. 6 Tahun 2020. 

"Karena itu dengan demikian kami bersyukur perkara tersebut telah dianggap selesai dan sekaligus bermohon kiranya semua pihak terkhusus warga Kota Medan, dapat menerima keputusan mahkamah," ucap Faisal.

3. KPU Medan akan rapat pleno tetapkan wali kota terpilih

Rival Kalah di MK, Mantu Jokowi Segera  Dilantik Jadi Wali Kota Medan Ilustrasi Pendaftaran KPU (IDN Times/Sukma Shakti)

Sementara itu, Ketua Divisi Hukum dan Pengawasan KPU Kota Medan Zefrizal mengatakan, berdasarkan PKPU No. 5 Tahun 2020 tentang Tahapan dan Jadwal Pemilihan serta Surat Dinas KPU No. 135 Tahun 2021 bahwa lima hari setelah keputusan MK, maka KPU kabupaten/kota harus menetapkan calon terpilih.

"Untuk kepastian penetapan calon terpilih di tanggal berapa, insyaallah besok melalui pleno internal KPU Medan akan bicarakan," jelas Zefrizal.

Baca Juga: Saksi Akhyar-Salman Tolak Teken Rekapitulasi Suara Pilkada Medan

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya