Comscore Tracker

Cerita Hakim di Medan Mendadak Meninggal Saat Sidang Berlangsung

Hakim Mula baru saja selesai bertanya ke saksi di sidang

Medan, IDN Times - Seorang hakim di Pengadilan Tinggi Tata Usaha Negara (PTTUN) Medan, Sumatera Barat, bernama Mula Haposan Sirait, meninggal mendadak saat sidang tengah berlangsung.

Saat kejadian, Mula tengah menyidangkan perkara sengketa Pilkada Sergai di ruang sidang PTTUN Medan di Jalan Pancing. Mula sebagai hakim anggota.

1. Usai bertanya ke saksi, tiba-tiba hakim Mula terdiam dan pandangan matanya kosong menatap ke arah kiri

Cerita Hakim di Medan Mendadak Meninggal Saat Sidang BerlangsungIlustrasi sidang di pengadilan, IDN Times/ istimewa

Humas PTTUN Medan Budi yang juga ketua majelis hakim perkara tersebut menceritakan, waktu itu sekitar pukul 11.45 WIB, Budi mempersilakan Mula untuk bertanya kepada saksi yang dihadirkan di persidangan.

Setelah Mula selesai bertanya dan dijawab oleh saksi, tiba-tiba Mula terdiam dan pandangan matanya kosong menatap ke arah kiri.

“Karena almarhum di sebelah kanan saya, maka saya melihat kok beliau diam saja setelah bertanya ke saksi. Lalu pandangannya juga sudah kosong. Spontan saya langsung skor sidang dan kami memegangnya," ceita Budi kepada IDN Times, Kamis (5/11/2020).

Lalu para pihak yang berperkara juga ikut maju mendekati meja majelis hakim. "Lalu saya perintahkan kepada pegawai untuk segera membawa beliau ke rumah sakit terdekat,” ucap Budi.

Budi pun bergegas membantu mengangkat Mula ke mobil untuk segera dibawa ke RS Haji di Jalan Pancing. “Karena RS Haji terdekat, maka dibawa ke situ," ujarnya.

Baca Juga: Elegan dan Berkelas, 10 Inspirasi Model Dress ala Raline Shah

2. Bukan karena COVID-19

Cerita Hakim di Medan Mendadak Meninggal Saat Sidang BerlangsungTim Medis Dinas Kesehatan Purbalingga mengambil sampel swab seorang staf di KPU pada tes usap massal KPUPurbalingga, Kamis (22/10/2020). Dok. KPU Purbalingga

Budi mengungkapkan, saat kejadian masih ada tanda-tanda respons dari Mula. "Makanya saya perintahkan untuk segera dibawa ke RS. Namun, saya dapat kabar bahwa sesampainya di RS beliau sudah dinyatakan meninggal dunia,” katanya.

Budi menegaskan, Mula meninggal bukan karena terpapar COVID-19. Menurutnya, belakangan ini Mula sudah mengeluhkan sakit yang dideritanya, di antaranya sakit gula dan tensi tinggi.

“Selama ini beliau memang mengeluh karena belakangan hari terakhir dirinya merasakan bahwa tubuhnya semakin kurus. Memang setahu saya, beliau ada sakit gula dan tensi tinggi. Tetap secara medis, saya belum tahu penyebab kematiannya," kata Budi.

"Hanya saja selama ini kami kan sering sama. Beliau memang tidak ada menunjukkan tanda-tanda gejala terpapar COVID-19. Bahkan baru-baru ini kami sudah di rapid test dan kami semua dinyatakan nonreaktif. Saya rasa bukan karena COVID-19,” lanjut Budi.

3. Baru bertugas di Medan sejak Agustus 2020 lalu

Cerita Hakim di Medan Mendadak Meninggal Saat Sidang BerlangsungPersidangan yang dilakukan secara online terkait kasus korupsi di Kutai Timur, Selasa (6/10/2020). Sidang dilakukan di PN Tipikor Samarinda (Dok. IDN TImes)

Budi menjelaskan, Mula pada dasarnya berdomisili di Kota Bandung, Jawa Barat, dan selama bertugas sejak dilantik sebagai hakim tinggi dan ditugaskan di PTTUN Medan sejak Agustus 2020 lalu, Mula tidak menunjukkan gejala-gejala sakit COVID-19.

"Beliau ini baru ditugaskan di Medan. Sebelumnya dia menjabat sebagai Ketua PTUN Surabaya, dan baru Agustus kemarin ditugaskan di Medan,” ungkapnya.

Atas peristiwa itu, Ketua PTTUN Medan telah mengganti posisi Mula Haposan sebagai hakim anggota 1 dalam mengadili sengketa Pilkada Sergai dengan hakim yang lain. Jenazah Mula rencananya akan diberangkatkan ke Kota Bandung, tempat seluruh keluarga besarnya menetap, untuk dikebumikan.

Baca Juga: Netizen Mengira Baskara Hindia, Ini 10 Potret Asli Suami Sherina Munaf

Topic:

  • Sunariyah

Berita Terkini Lainnya