Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Proyek LRT Velodrome-Manggarai Dipastikan Diperpanjang ke Dukuh Atas
LRT Jakarta perluas layanan ke Dukuh Atas. (Dok. JakPro)
  • Pemprov DKI Jakarta memutuskan memperpanjang rute LRT dari Velodrome hingga Dukuh Atas sepanjang 14,2 kilometer dengan total 12 stasiun dan tambahan investasi sekitar Rp2,7 triliun.
  • PT Jakarta Propertindo mendukung penuh pengembangan LRT sebagai bagian dari strategi membangun ekosistem transportasi publik terintegrasi menuju Jakarta sebagai kota global yang modern dan berkelanjutan.
  • Konsep Transit Oriented Development (TOD) diterapkan di kawasan Manggarai dan Dukuh Atas untuk memperkuat integrasi antar moda transportasi serta mempermudah mobilitas masyarakat Jabodetabek.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pemerintah Jakarta mau bikin kereta LRT jadi lebih panjang sampai Dukuh Atas. Pak Gubernur Pramono yang bilang begitu. Jalurnya nanti dari Velodrome sampai Dukuh Atas, ada 12 stasiun, panjangnya 14 kilometer. Uangnya banyak banget buat bangun itu. Sekarang mereka mau sambungin LRT sama MRT dan bus biar orang bisa jalan gampang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta akan memprioritaskan pembangunan LRT rute Velodrome-Manggarai hingga Dukuh Atas.

Hal ini diputuskan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dalam rapat koordinasi, dengan mempertimbangkan berbagai masukan serta anggaran Pemprov.

"Untuk LRT yang diputuskan adalah extension dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas, untuk menuntaskan satu jalur mulai dari Velodrome sampai dengan Dukuh Atas," ujar Pramono dalam keterangan, Kamis (21/5/2026).

1. Panjang rute LRT Velodrome-Dukuh Atas menjadi 14,2 kilometer

LRT Jakarta perluas layanan ke Dukuh Atas. (Dok. JakPro)

Pramono menjelaskan, panjang rute LRT Velodrome-Dukuh Atas menjadi 14,2 kilometer dengan total titik pemberhentian sebanyak 12 stasiun. Selain itu, ada penambahan investasi pembangunan LRT sekitar Rp2,7 triliun.

Pramono menegaskan, penambahan rute LRT Velodrome hingga Dukuh Atas dilakukan agar pembangunannya benar-benar diselesaikan dengan tuntas.

"Kenapa ini diputuskan dari Manggarai sampai dengan Dukuh Atas? Supaya betul-betul trase ini selesai sampai dengan tuntas," katanya.

2. Master plan LRT Jakarta disusun integrasi berbagai moda transportasi publik

LRT Jakarta perluas layanan ke Dukuh Atas. (Dok. JakPro)

Sementara, PT Jakarta Propertindo (Perseroda) (Jakpro) menyatakan dukungan penuh terhadap arah strategis pengembangan transportasi publik terintegrasi yang dicanangkan Pramono dalam mewujudkan Jakarta sebagai kota global (global city) yang modern, terkoneksi, dan berkelanjutan.

Direktur Utama PT Jakarta Propertindo (Perseroda), Iwan Takwin, mengatakan pengembangan LRT Jakarta tidak sekadar membangun jalur transportasi baru, tetapi juga menjadi bagian penting dalam pembentukan ekosistem mobilitas perkotaan masa depan Jakarta.

Menurut Iwan, master plan LRT Jakarta disusun dengan pendekatan integrasi terhadap berbagai moda transportasi publik utama Jakarta seperti MRT Jakarta, Transjakarta, KRL Commuter Line, hingga Kereta Bandara.

3. Bangun TOD sekitar kawasan

LRT Jakarta perluas layanan ke Dukuh Atas. (Dok. JakPro)

Koridor Manggarai dan Dukuh Atas menjadi simpul utama dalam pengembangan tersebut, karena memiliki peran strategis sebagai titik temu mobilitas masyarakat Jakarta dan kawasan aglomerasi Jabodetabek.

“Konsep utama dari master plan ini adalah membangun integrasi transportasi dan kawasan melalui pendekatan Transit Oriented Development (TOD). Karena itu, rute LRT Jakarta diarahkan menuju simpul-simpul strategis seperti Manggarai dan Dukuh Atas agar masyarakat dapat berpindah moda transportasi secara cepat dan nyaman,” katanya.

Editorial Team