Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Rano Akan Berkantor di Kota Tua Sebulan Lagi Kebut Revitalisasi
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung (Kanan) dan Wakil Gubernur Rano Karno (kiri). (IDN Times/Irfan Fathurohman)
  • Pemprov DKI Jakarta mempercepat revitalisasi Kota Tua untuk mengembalikan identitas sejarah dan budaya Jakarta sekaligus memperkuat posisinya sebagai kota global.
  • Rano akan berkantor di Kota Tua guna mempermudah koordinasi tim revitalisasi yang melibatkan para ahli, termasuk pakar dari proyek revitalisasi Kota Lama Semarang.
  • Revitalisasi berfokus pada empat pilar utama—edukasi, ekonomi kreatif, budaya-pariwisata, dan transportasi terintegrasi—dengan kolaborasi lintas pihak sebagai kunci keberhasilan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
9 April 2026

Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyatakan Pemprov DKI akan segera merevitalisasi Kota Tua. Rano, sebagai Ketua Tim Revitalisasi, mengatakan ia akan berkantor di Kota Tua untuk mempercepat koordinasi tim.

kini

Pemprov DKI tengah menyiapkan langkah revitalisasi dengan melibatkan para ahli dan mengacu pada empat pilar utama pengembangan. Kolaborasi lintas pihak disebut menjadi kunci keberhasilan proyek ini.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mempercepat revitalisasi kawasan Kota Tua untuk mengembalikan identitas Jakarta serta memperkuat posisinya sebagai kota global yang berakar pada sejarah dan budaya.
  • Who?
    Wakil Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung bersama Ketua Tim Revitalisasi dan Penataan Kota Tua, Rano, serta para ahli yang berpengalaman dalam proyek serupa di Semarang.
  • Where?
    Kegiatan revitalisasi difokuskan di kawasan Kota Tua, Jakarta Barat, dengan rencana kantor tim revitalisasi juga akan berlokasi di area tersebut.
  • When?
    Pernyataan disampaikan pada Kamis, 9 April 2026. Rano menyebut perpindahan kantor ke Kota Tua direncanakan sekitar satu bulan setelah tanggal tersebut.
  • Why?
    Revitalisasi dilakukan untuk membangun ekosistem terpadu berbasis empat pilar: edukasi, ekonomi kreatif, budaya dan pariwisata, serta transportasi terintegrasi agar kawasan lebih hidup dan berkelanjutan.
  • How?
    Pemprov DKI membentuk tim revitalisasi lintas sektor yang melibatkan pakar tata kota dan bekerja melalui kolaborasi dengan pemilik aset, pelaku usaha, serta mitra strategis guna mempercepat koordinasi dan pelaksanaan program.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Rano mau kerja di Kota Tua supaya bisa cepat atur tim yang mau bikin Kota Tua jadi lebih bagus. Pemerintah Jakarta mau bikin tempat itu cantik lagi dan tetap punya sejarah. Banyak orang pintar bantu Rano, seperti yang pernah kerja di Semarang. Nanti Kota Tua jadi tempat belajar, wisata, budaya, dan usaha juga.Rano mau kerja di Kota Tua bulan depan supaya bisa cepat beresin tempat itu. Dia dan teman-temannya mau bikin Kota Tua jadi bagus lagi, biar orang senang datang ke sana. Ada banyak ahli bantu mereka, kayak yang dulu bantu di Semarang. Mereka mau bikin tempat belajar, wisata, dan jualan kreatif juga.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Rencana Pemprov DKI untuk mempercepat revitalisasi Kota Tua menunjukkan komitmen serius dalam menghidupkan kembali identitas Jakarta sebagai kota bersejarah yang modern dan inklusif. Dengan keterlibatan para ahli berpengalaman, penerapan empat pilar pengembangan terpadu, serta penekanan pada kolaborasi lintas pihak, upaya ini mencerminkan pendekatan terencana yang menyeimbangkan nilai budaya, ekonomi kreatif, dan keberlanjutan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Wakil Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung, mengatakan Pemprov DKI Jakarta akan segera merevitalisasi Kota Tua untuk mengembalikan identitas Jakarta, sekaligus memperkuat posisinya sebagai kota global yang berakar pada sejarah dan budaya.

Sebagai Ketua Tim Revitalisasi dan Penataan Kota Tua, Rano berencana akan berkantor di Kota Tua, untuk mempermudah koordinasi tim revitalisasi yang sudah dibentuk.

"Kita sudah mempunyai tim revitalisasi Kota Tua, dan insyaallah di saat waktunya tepat, saya sendiri sebagai penanggung jawab akan berkantor di Kota Tua, agar koordinasi antar lintas bisa segera cepat. Mungkin satu bulan lagi baru kita akan pindah ke Kota Tua," ucap Rano di Balai Kota, Kamis (9/4/2026).

1. Revitalisasi libatkan para ahli

kawasan Kota Tua pada Jumat (30/1/2026) (IDN Times/Elizabeth Chiquita)

Rano menjelaskan revitalisasi Kota Tua melibatkan para ahli yang sudah berpengalaman, salah satunya pakar yang membatu revitalisasi Kota Lama di Semarang, Jawa Tengah.

"Nanti mungkin Kota Tua harus dikelola sama seperti dengan Semarang, yaitu Badan Pengelola. Nah, kita ini kan besok di sana itu hanya, apa ya, menjadi tim revitalisasi agar kita tahu step-step apa yang harus kita lakukan dulu, gitu," ujarnya.

2. Pengembangan Kota Tua mengacu empat pilar

Kawasan Kota Tua (dok. Pemerintah Provinsi Jakarta)

Rano menegaskan, pengembangan Kota Tua mengacu pada empat pilar utama, yakni sebagai pusat edukasi (education hub), ekonomi kreatif, budaya dan pariwisata, serta kawasan berbasis transportasi terintegrasi (transit-oriented development).

“Keempat pilar ini harus berjalan sebagai satu kesatuan. Kita tidak membangun secara parsial, tetapi membangun ekosistem yang utuh dan berkelanjutan,” urainya.

3. Kunci keberhasilan adalah kolaborasi

Kawasan Kota Tua (dok. Pemerintah Provinsi Jakarta)

Rano juga menilai kolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan sangat penting, mengingat kepemilikan aset Pemprov DKI di kawasan tersebut masih terbatas.

“Keberhasilan revitalisasi sangat bergantung pada kolaborasi dengan pemilik aset, pelaku usaha, dan mitra strategis. Kami ingin menghadirkan ekosistem yang visible, viable, dan profitable, sehingga memberikan kepastian, kemudahan, dan daya tarik bagi investasi yang berkelanjutan,” terangnya.

Editorial Team