Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengecek kesiapan Hari Imlek di Bundaran HI.
Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengecek kesiapan Hari Imlek di Bundaran HI, Rabu (11/2/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Intinya sih...

  • Naikkan ekonomi Jakarta

  • Berbagai festival hingga instalasi cahaya disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menggerakkan pariwisata sekaligus mendongkrak perekonomian.

  • Lomba dekorasi Imlek

  • Salah satu agenda utama adalah lomba dekorasi Imlek yang digelar di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Sudirman.

  • Simfoni Imlek Jakarta Kolosal digelar di Bundaran HI

  • Acara unggulan adalah Simfoni Imlek Jakarta Kolosal yang akan digelar pada 13 Februari di Bundaran HI, tepatnya di depan Plaza Indonesia.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengatakan warga Jakarta akan menikmati beragam pertunjukan untuk menyemarakkan perayaan Imlek 2026 di ibu kota.

"Insyaallah, dalam rangka Hari Imlek ini Jakarta menyambut cukup dengan serius. Artinya, kita libatkan selain dari Pemprov DKI, tapi seluruh gedung yang di sini kita bikin lomba. Nanti ini akan jauh lebih meriah," kata Rano di Bundaran HI, Jakarta, Rabu (11/2/2026).

1. Naikkan ekonomi Jakarta

Bundaran HI jelang Imlek. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Berbagai festival hingga instalasi cahaya disiapkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta untuk menggerakkan pariwisata sekaligus mendongkrak perekonomian.

“Tidak bisa dipungkiri, kemarin Natal dan Tahun Baru, seluruh okupansi hotel di sekitar sini hampir 100 persen. Itu menandakan bahwa ekonomi Jakarta bergerak naik,” kata Rano.

2. Lomba dekorasi Imlek

Bundaran HI jelang Imlek. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Ia menjelaskan, salah satu agenda utama adalah lomba dekorasi Imlek yang digelar di sepanjang Jalan MH Thamrin dan Sudirman. Lomba ini melibatkan peritel, kawasan, dan pengelola gedung untuk berinovasi mempercantik wajah ibu kota dengan ornamen bernuansa Imlek.

"Ada Festival Imlek Jakarta, tepatnya pada tanggal 13 sampai 17 Februari. Digelar di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, menghadirkan instalasi cahaya seperti yang kita lihat, bernuansa Imlek,"ujarnya

3. Simfoni Imlek Jakarta Kolosal digelar di Bundaran HI

Bundaran HI jelang Imlek. (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Salah satu acara unggulan adalah Simfoni Imlek Jakarta Kolosal yang akan digelar pada 13 Februari di Bundaran HI, tepatnya di depan Plaza Indonesia. Pertunjukan berdurasi sekitar satu jam ini melibatkan lebih dari 50 alat musik tradisional Tionghoa serta tarian selendang dendang.

"Nah, itu rencananya tanggal 13 Februari di Bundaran HI. Pertunjukan kolosal ini dimainkan lebih dari 50 alat musik Tionghoa, serta tarian selendang dendang yang akan berlangsung kira-kira satu jam. Tepatnya nanti di depan, sekitar Plaza Indonesia," katanya.

4. Perayaan Imlek di Monas sampai TMII

Wakil Gubernur DKI Jakarta Rano Karno mengecek kesiapan Hari Imlek di Bundaran HI, Rabu (11/2/2026). (IDN Times/Dini Suciatiningrum)

Selain itu, ada Festival Pecinan Jakarta yang berlangsung pada 15–17 Februari di Anjungan Provinsi DKI Jakarta, Taman Mini Indonesia Indah (TMII). Festival ini menghadirkan pertunjukan barongsai, liong, serta instalasi seni yang mengajak wisatawan domestik maupun mancanegara menyelami sejarah dan narasi peranakan di Jakarta.

Pemprov DKI juga menggelar Harmoni Jakarta powered by Jakarta City Branding di Blok M Hub. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum memperkenalkan logo baru Jakarta, yang dikemas melalui instalasi seni dan pertunjukan bernuansa Tionghoa.

Tak hanya itu, Semarak Imlek Jakarta digelar pada 16–17 Februari di Monumen Nasional (Monas). Acara ini memadukan pertunjukan seni, video mapping, dan instalasi cahaya dengan sentuhan budaya Tionghoa.

5. Festival Cap Go Meh dan Pancoran China Town

Kawasan Chinatown Glodok yang dipadati pengunjung sepekan menjelang imlek, Selasa, (10/2/2026). (IDN Times/Anggia Leksa)

Rangkaian perayaan juga mencakup Jakarta Light Festival bertema Chinese New Year, Festival Klenteng Jakarta sebagai bentuk penghormatan terhadap warisan spiritual dan sejarah pluralisme ibu kota, serta Festival Cap Go Meh pada 3 Maret 2026 di Pancoran China Town Point. Festival Cap Go Meh akan digelar bekerja sama dengan Perhimpunan Tionghoa Indonesia (INTI).

Rano menambahkan, rangkaian perayaan Imlek pada 13–17 Februari akan berlanjut dengan transisi menuju Ramadan pada 18 Februari. Ia memastikan akan ada perubahan tema pencahayaan kota, namun enggan membocorkan detailnya.

“Kemudian yang menarik, dari 17 menuju 18 ada transisi kita masuk Ramadan. Jadi bisa dibayangkan, nanti lampunya juga akan berubah, temanya akan berubah. Tapi saya enggak mau skenarionya enggak mau kasih tahu, nanti enggak jadi kejutan. Artinya, itulah yang kita siapkan," ujarnya.

Editorial Team