Jakarta, IDN Times - Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor menegaskan tidak akan mempublikasikan data hasil tes swab Pimpinan Front Pembela Islam Habib Rizieq Shihab ke publik.
Ketua Bidang Penegakan Hukum dan Kedisiplinan Satgas Penanganan COVID-19 Kota Bogor, Agustiansyah, mengatakan Wali Kota Bogor Bima Arya telah mendapat surat dari Rizieq yang isinya keberatan jika hasil tes swabnya dipublikasi.
Untuk itu dia menegaskan hasil swab hanya untuk pencatatan data pasien yang masuk dan dirawat di rumah sakit di Kota Bogor.
"Kami dari Satgas COVID-19 menghargai keberatan pasien. Kami menegaskan, tidak akan mempublikasikan data pasien. Kepentingan kami adalah untuk pencatatan data di Satgas," Agustiansyah, dilansir dari ANTARA, Minggu (29/11/2020).
