Pj Wali Kota Makassar Iqbal Suhaeb saat mengecek kesiapan ruang isolasi untuk pasien COVID-19 di Rumah Sakit Umum Kota Makassar, Selasa (31/3/2020). (Humas Pemkot Makassar)
Sehubungan dengan itu, dalam menangani dan menghambat penyebaran COVID-19, Pemerintah Aceh terus melakukan upaya persiapan diri. Di antaranya dengan menambahkan 12 Ruang Outbreak Pinere (Penyakit Infeksi New-Emerging dan Re-Emerging) di Rumah Sakit Umum Daerah Dr Zainoel Abidin.
Ruangan yang baru diresmikan pada Selasa (31/3) kemarin tersebut, rencananya akan dijadikan sebagai tempat isolasi bagi pasien. Bahkan, ruangan yang sama akan ditambah lagi nantinya.
“Insyaallah, hingga dua minggu ke depan, kita akan memiliki total 48 ruang isolasi. Sejauh ini, kesiapan kita jauh lebih tinggi dari tren kasus yang terjadi di Aceh.”
Selama ini, pihak Rumah Sakit Umum Daerah Dr Zainoel Abidin dikatakan Nova telah mempersiapkan 6 ruang Respiratory Intensive Care Unit (RICU) untuk penanganan intensif, sedangkan Ruang Pinere lebih untuk penanganan yang levelnya berada di bawah RICU.
Meskipun demikian, pelaksana tugas gubernur Aceh menyampaikan, keamanan serta kenyamanan para pasien dan tim medis yang menangani dipastikan tetap menjadi fokus utama. “Jadi, kami imbau masyarakat tetap tenang, tidak panik namun tetap waspada,” imbau Nova.