Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Setahun Pimpin Bogor, Rudy Susmanto Catat Kepuasan Publik 83,29%
Arak-arakan Bupati Bogor Rudy Susmanto dalam kirab kembalinya mahkota Binokasih ke daerahnya, Senin (21/4/2025). (Humas Pemkab Bogor).
  • Setahun memimpin, Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakilnya Ade Ruhandi meraih tingkat kepuasan publik 83,29 persen.

  • Sektor infrastruktur dan kebudayaan mencatat kepuasan tertinggi di atas 90 persen.

  • Meski hasil positif, pengamat menilai evaluasi tetap perlu difokuskan pada sektor ekonomi dan ketenagakerjaan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Memasuki satu tahun masa kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto dan Wakil Bupati Ade Ruhandi, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor mendapat penilaian positif dari masyarakat. Survei terbaru lembaga Visi Nusan mencatat indeks kepuasan publik terhadap kinerja pemerintah daerah mencapai 83,29 persen. Angka tersebut mencerminkan apresiasi masyarakat terhadap pelaksanaan program pembangunan dan pelayanan publik selama satu tahun terakhir.

1. Infrastruktur dan kebudayaan jadi sektor tertinggi

Infrastruktur mencatat tingkat kepuasan tertinggi dengan angka 92,19 persen. (dok. Pemkab Bogor)

Dari 16 indikator yang diukur, sektor pembangunan fisik menjadi sorotan utama. Infrastruktur mencatat tingkat kepuasan tertinggi dengan angka 92,19 persen. Angka ini menunjukkan bahwa pembangunan jalan, fasilitas umum, serta sarana pendukung lainnya menjadi program yang paling dirasakan langsung manfaatnya oleh masyarakat.

Sektor kebudayaan juga memperoleh apresiasi tinggi dengan skor 91,50 persen. Capaian ini menandakan bahwa modernisasi pembangunan dinilai tetap berjalan beriringan dengan upaya pelestarian nilai dan identitas lokal. Sementara itu, pengelolaan lingkungan meraih 89,13 persen dan komunikasi publik 88,94 persen. Hal ini mengindikasikan bahwa pola komunikasi pemerintah daerah dinilai cukup terbuka dan responsif.

Pada sektor pelayanan dasar, tingkat kepuasan juga relatif stabil. Pendidikan mencatat 86,44 persen dan kesehatan 85,94 persen. Keamanan berada di angka 84,44 persen. Untuk sektor hukum dan pemberantasan korupsi, masing-masing memperoleh 79,75 persen dan 79,38 persen. Transportasi berada di angka 74,25 persen.

Rata-rata kepuasan sebesar 83,29 persen ini adalah amanah sekaligus motivasi bagi pemerintah Kabupaten Bogor dibawah kepemimpinan Bupati Bogor Rudy Susmanto. Dengan capaian yang melampaui 80 persen secara agregat, kepemimpinan Rudy Susmanto dinilai berhasil menjaga stabilitas daerah sekaligus memenuhi ekspektasi dasar masyarakat dalam hal pembangunan fisik dan pelayanan administrasi.

2. Survei dilakukan lebih komprehensif

Bupati Bogor Rudy Susmanto bersama jajaran Kementerian Lingkungan Hidup (KLH) melaksanakan kegiatan penanaman pohon di Desa Sukagalih, Kecamatan Megamendung, Selasa (28/10). (dok. Pemkab Bogor)

Pengamat kebijakan politik sosial dan kebijakan publik, Yusfitiadi, menjelaskan survei kali ini dilakukan dengan pendekatan yang lebih komprehensif. Penilaian mencakup 16 indikator, mulai dari program prioritas hingga efektivitas komunikasi publik pemerintah daerah.

Menurutnya, pemerintahan Rudy Susmanto dan Ade Ruhandi dinilai mampu membangun persepsi positif melalui pembangunan fisik yang terlihat nyata serta komunikasi yang dinilai progresif.

3. Evaluasi tetap diperlukan

Bupati Bogor, Rudy Sumanto mengikuti rapat koordinasi (rakor) membahas pelaksanaan APBD 2025 serta memperkuat perencanaan RAPBD 2026, di gedung A Kementerian Dalam Negeri, Jakarta, Rabu (22/10). (dok. Pemkab Bogor)

Meski hasil survei menunjukkan kepuasan publik berada di atas 80 persen, evaluasi tetap diperlukan, khususnya pada sektor ekonomi dan ketenagakerjaan yang bersentuhan langsung dengan daya beli masyarakat. Yusfitiadi menilai pemerintah daerah perlu mulai menggeser fokus dari sekadar capaian output menuju program yang benar-benar berdampak.

“Pemerintah harus mulai beralih dari sekadar program output menuju program yang berdampak (impactful). Data harus menjadi basis utama dalam menentukan prioritas pembangunan ke depan,” ujarnya.

Secara agregat, capaian 83,29 persen ini menjadi modal awal bagi kepemimpinan Rudy Susmanto dalam menjaga stabilitas daerah sekaligus memperkuat sektor-sektor yang masih membutuhkan percepatan. (WEB)

Editorial Team