Rumah Dino Patti Djalal disewa untuk jadi tempat aktivitas judi online. (instagram.com/dinopattidjalal)
Sementara itu, Polisi belum bisa memastikan apakah penyewa rumah Dino merupakan sindikat penipuan online atau bukan.
Kapolsek Mampang Kompol David Y Kanitero mengatakan, pihaknya belum bisa memastikan hal itu karena para pelaku telah meninggalkan rumah Dino sejak lama.
"Ini yang perlu ditekankan, ya. Beliau kan kayaknya koar-koar soal penipuan, nah dari pihak polsek atau dari kepolisian tidak bisa memastikan bahwa itu adalah penipuan online," ujar dia saat dikonfirmasi, Senin (28/8/2023).
"Dari awal kami sampaikan, kami enggak bisa membuktikan bahwa rumah itu adalah (markas) penipu online. Sebab, sudah kosong tempatnya, hanya tersisa barang-barang," sambung dia.
Saat ini, David hanya bisa memastikan perihal identitas penyewa yang diduga palsu. Ia menyebut KTP penyewa rumah Dino tak terdaftar di dalam sistem Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil).
"Ada dugaan pemalsuan KTP oleh penyewa. KTP itu tidak terdaftar di Dukcapil saat kami cek. Tapi kami masih terus dalami," ujarnya.