Jakarta, IDN Times - Board of Peace (BoP) atau Dewan Perdamaian untuk Gaza bentukan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menggelar Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) perdana di US Institute of Peace, Washington DC, Kamis (19/2/2026).
Presiden RI, Prabowo Subianto, bersama sejumlah perwakilan negara lain yang menjadi anggota BoP tampak menghadiri langsung acara ini. Sejumlah pemimpin negara yang hadir di antaranya Albania, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Bahrain, Kazakhstan, Hungaria, Pakistan, Paraguay, Uzbekistan, Vietnam, Mesir, Belarusia, Jordania, Qatar, Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Turki, dan Israel.
Uniknya, berdasarkan susunan acara tersebut, keturunan Palestina, Dr. Ali Shaath, selaku Ketua Komite Nasional Administrasi Gaza (NCAG), hanya diberi kesempatan berbicara hanya tiga menit. Ali dalam sambutannya akan diberikan kesempatan membahas mengenai masa depan Gaza.
"Dr. Ali Shaath-NCAG, future of Gaza (3mins of remarks)," demikian bunyi keterangan dalam susunan acara BoP.
Berbeda dengan pembicara lain, mereka diberikan kesempatan berbicara berbagai isu tanpa batasan waktu. Tak ada tanda waktu untuk perwakilan negara-negara selain Palestina di susunan acara.
