Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG-20260101-WA0011.jpg
Tim Trauma Healing Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial), TNI AL melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi warga, khususnya anak-anak dan orang tua, di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (31/12/2025) (dok. Dinas Penerangan TNI AL)

Intinya sih...

  • Fokus pulihkan kondisi psikologis pascabencana

    TNI AL mendukung pemulihan masyarakat secara fisik dan psikologis

    Tim Trauma Healing memberikan pendampingan psikologis kepada anak-anak dan orang tua

  • Fun games jadi cara bangkitkan semangat anak-anak

    Permainan dan interaksi positif membantu anak-anak kembali ceria dan beradaptasi dengan lingkungan

  • Anak-anak berpartisipasi dalam fun games untuk mengurangi trauma bencana

  • Terapi butterfly hug hingga SEFT untuk orang tua

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times – Tim Trauma Healing Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial), TNI AL melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi warga, khususnya anak-anak dan orang tua, di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (31/12/2025).

Kegiatan trauma healing tersebut dipusatkan di Posko Kebencanaan Balai Masyarakat Gampong Pantee Lhong. Kehadiran tim diharapkan mampu membantu masyarakat bangkit secara mental pascabencana yang melanda wilayah tersebut.

1. Fokus pulihkan kondisi psikologis pascabencana

Tim Trauma Healing Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial), TNI AL melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi warga, khususnya anak-anak dan orang tua, di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (31/12/2025) (dok. Dinas Penerangan TNI AL)

Pelaksanaan trauma healing menjadi bagian dari komitmen TNI AL dalam mendukung pemulihan masyarakat, tidak hanya secara fisik tetapi juga psikologis. Selain Tim Trauma Healing Dispsial, TNI AL turut melibatkan unsur Kodaeral I, Koarmada I, Yonkes Marinir, Yon 8 Marinir, Puskesal, serta Lanal Lhokseumawe (LSE).

Setibanya di lokasi, tim langsung berinteraksi dengan warga, terutama anak-anak dan para orang tua, untuk memberikan pendampingan psikologis. Pendekatan humanis dilakukan agar masyarakat merasa aman, diperhatikan, dan tidak sendirian menghadapi dampak bencana.

2. Fun games jadi cara bangkitkan semangat anak-anak

Tim Trauma Healing Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial), TNI AL melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi warga, khususnya anak-anak dan orang tua, di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (31/12/2025) (dok. Dinas Penerangan TNI AL)

Rangkaian kegiatan diawali dengan fun games dan ice breaking yang diikuti anak-anak di posko pengungsian. Aktivitas tersebut dirancang sebagai bentuk self healing agar anak-anak dapat kembali ceria, beradaptasi dengan lingkungan, serta mengurangi trauma akibat pengalaman bencana.

Melalui permainan dan interaksi positif, anak-anak diajak mengekspresikan emosi mereka dengan cara yang menyenangkan. Suasana ceria pun perlahan tercipta di tengah keterbatasan yang ada di lokasi pengungsian.

3. Terapi butterfly hug hingga SEFT untuk orang tua

Tim Trauma Healing Dinas Psikologi Angkatan Laut (Dispsial), TNI AL melaksanakan kegiatan pemulihan psikologis bagi warga, khususnya anak-anak dan orang tua, di Kabupaten Bireuen, Aceh, Rabu (31/12/2025) (dok. Dinas Penerangan TNI AL)

Tak hanya anak-anak, tim trauma healing juga memberikan terapi psikologis kepada para orang tua. Beberapa teknik yang digunakan antara lain Butterfly Hug dan Spiritual Emotional Freedom Technique (SEFT).

Butterfly Hug dilakukan dengan menyilangkan kedua tangan di dada sambil mengatur napas perlahan selama 30–60 detik, disertai afirmasi positif untuk menenangkan pikiran dan tubuh. Sementara SEFT mengombinasikan ketukan pada titik-titik meridian tubuh dengan afirmasi spiritual guna membantu mengatasi stres dan kecemasan.

Kegiatan ditutup dengan pemutaran musik serta hiburan bersama anak-anak. Momen kebersamaan ini dimanfaatkan untuk mengalihkan perhatian dari pengalaman traumatis, menumbuhkan kembali rasa aman, serta memupuk harapan baru.

Melalui kegiatan ini, TNI AL berharap proses pemulihan psikologis masyarakat terdampak bencana dapat berjalan lebih cepat. Upaya tersebut juga menjadi wujud pelaksanaan perintah Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) Laksamana TNI Muhammad Ali dalam menghadirkan negara di tengah masyarakat yang membutuhkan.

Editorial Team