Comscore Tracker

Teror Lempar Sperma Kembali Terjadi, Remaja di Makassar Jadi Korban

Teror sperma pernah terjadi di beberapa daerah

Makassar, IDN Times - Warga di kawasan Perumnas Antang, Kecamatan Manggala, Kota Makassar, Sulawesi Selatan, baru-baru ini digemparkan dengan aksi teror pelemparan sperma.

Wakil Kepala Kepolisian Polrestabes Makassar AKBP Asep Marsel Suherman mengatakan, pihaknya telah menerima laporan korban kasus pelemparan sperma.

"Memang benar ada korbannya, laporannya sudah kita terima," kata Asep saat dikonfirmasi di Makassar, Rabu (26/2).

1. Teror sperma di Makassar dialami remaja perempuan di kompleks perumahan

Teror Lempar Sperma Kembali Terjadi, Remaja di Makassar Jadi KorbanIlustrasi (IDN Times/Arief Rahmat)

Asep menjelaskan, teror sperma di Makassar terjadi pekan ini. Hanya saja, dia enggan memaparkan secara rinci kasus ini. Intinya, laporan dari korban telah diterima kepolisian.

Korban merupakan remaja perempuan berusia 14 tahun yang tinggal di Perumnas Antang. Beberapa hari setelah kejadian, korban langsung melapor ke polisi.

"Saya sudah perintahkan anggota di lapangan, untuk memperketat kondisi keamanan di wilayah itu," ujar Asep.

Baca Juga: Heboh Teror Pelemparan Sperma, Begini Penjelasan Sosiolog

2. Polisi buru pelaku pelemparan sperma

Teror Lempar Sperma Kembali Terjadi, Remaja di Makassar Jadi KorbanIlustrasi (IDN Times/Sukma Sakti)

Asep mengatakan saat ini pihaknya tengah mengumpulkan barang bukti dan saksi-saksi, untuk mengungkap kasus ini. Polisi juga tengah memburu pelaku teror sperma. 

Sejumlah saksi yang tidak lain merupakan warga setempat, juga akan diperiksa untuk kasus ini. "Saya juga sudah perintahkan anggota untuk cari jejaknya pelaku," lanjut mantan Kapolres Kabupaten Wajo, Sulawesi Selatan ini.

3. Pelaku teror sperma menggunakan sepeda motor

Teror Lempar Sperma Kembali Terjadi, Remaja di Makassar Jadi KorbanIlustrasi (IDN Times/Sukma Sakti)

Berdasarkan hasil pemeriksaan saksi, kata Asep, pelaku terlihat mengendarai sepeda motor saat beraksi. Pelaku juga disebut sempat memantau kondisi sekitar lokasi perumahan sebelum melakukan aksinya.

Aksi nekat kemudian dilakukan pelaku yang tiba-tiba masuk ke dalam rumah korban. Tanpa pikir panjang, pelaku tindak asusila itu langsung melemparkan sperma di hadapan korban.

Asep memastikan laporan kasus tersebut akan ditindaklanjuti. "Masih kita telusuri, saksi-saksi masih akan diambil ketarangannya," imbuh Asep.

Teror pelemparan sperma juga pernah terjadi di beberapa daerah. Di antaranya di Tasikmalaya, Jawa Barat, November 2019. Pelaku juga menggunakan sepeda motor yang menyasar beberapa korban perempuan. Korban ada perempuan berusia 20 tahun dan 43 tahun.

Baca Juga: Korban Teror Sperma di Tasikmalaya Terus Bertambah

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya