Tampak salah satu helikopter yang dikatakan melakukan serangan ke Markas Batalyon Alguru, Kabupaten Nduga, Papua Pegunungan. (IDN Times/Istimewa)
Namun, kata Egianus, meski diserang TNI-Polri, TPNPB Kodap III tetap bertahan dan melakukan serangan balik.
"Di Markas Batalion Alguru, 2 helikopter dari udara penyisiran sampai di Abeakbut. Jalan darat juga dari Kenyam, Kabupaten Nduga," ujar Egianus.
"Kami TPNPB Kodap III tidak mundur. Kami melakukan serangan balik terhadap 2 helikoper itu, sehingga mereka menarik serangan mereka," kata dia.
Sementara pada 6 September 2023, Egianus Kogoya menyebutkan, penyerangan oleh TNI-Polri pada pukul 09.00 WIT dan juga dilakukan melalui udara.
"Tanggal 6 september 2023, mereka melakukan serangan ulang pada jam 09.00 waktu Papua Barat, dengan 2 pemburu dari atas udara. Serangan dari jam 09.00 sampai jam 12.00 siang," ungkapnya.
Egianus menyampaikan, penyerangan yang dilakukan TNI-Polri pada hari itu menggunakan kekuatan alat canggih. Egianus tidak menyebutkan secara pasti alat canggih tersebut.
"Penyerangan siang ini memang saya melihat mereka menggunakan kekuatan alat canggih full. Namun, saya dengan pasukan saya sedikit pun tidak mundur," tandasnya.