Comscore Tracker

Usai Tragedi di Sungai Sempor, Pemkab Sleman Susun Prototipe Pramuka

Ratusan siswa SMPN 1 Turi terseret arus sungai

Sleman, IDN Times - Kegiatan susur sungai Sempor yang dilakukan siswa SMP Negeri 1 Turi, Sleman, Daerah Istimewa Yogyakarta berujung maut. Sepuluh siswa tewas karena hanyut di Sungai Sempor, Jumat (21/2). 

Sehari berselang, pemerintah Kabupaten Sleman mengumpulkan semua kepala sekolah SMP/Mts di seluruh Sleman. Bupati Sleman Sri Purnomo menjelaskan, para kepala sekolah dikumpulkan sebagai bagian dari evaluasi kegiatan ekstrakurikuler di luar ruangan.

Baca Juga: Kronologi Tragedi Susur Sungai yang Tewaskan 6 Siswa SMP N 1 Turi

1. Perlu prototipe kepramukaan

Usai Tragedi di Sungai Sempor, Pemkab Sleman Susun Prototipe PramukaPengarahan kepada seluruh kepala sekolah di lingkungan Kabupaten Sleman berkaitan dengan insiden susur Sungai Sempor. IDN Times/Siti Umaiyah

Dalam kesempatan itu, Bupati meminta semua kegiatan ekstrakurikuler di luar ruang kelas dihentikan sementara. Sri Purnomo mengungkapkan, pemerintah akan menerbitkan prototipe kepramukaan supaya musibah serupa tidak terulang di masa depan.

"Kegiatan serupa langsung di-off. Ekstrakurikuler yang di luar diberhentikan dulu, terlebih outbound. Perlu kita cancel dan perlu dilakukan prototipe terkait kepramukaan. Tujuan untuk menjaga anak didik agar nanti tidak terjadi apa-apa," ujar dia.

2. Tidak menurunkan anak ke luar ruangan sembarangan

Usai Tragedi di Sungai Sempor, Pemkab Sleman Susun Prototipe PramukaPengarahan kepada seluruh kepala sekolah di lingkungan Kabupaten Sleman berkaitan dengan insiden susur Sungai Sempor. IDN Times/Siti Umaiyah

Bupati menjelaskan, kematian sejumlah siswa dalam kegiatan susur Sungai Sempor tak lepas dari kecerobohan pihak sekolah. Menurut dia, sekolah seharusnya mengutamakan faktor keselamatan saat menggelar kegiatan ekstrakurikuler di luar ruangan.

"Kepramukaan tidak langsung disetop, tapi nanti akan diadakan di dalam ruangan. Bukan tidak ada kegiatan karena nanti kita akan mundur. Banyak yang bisa dilaksanakan untuk pramuka. Jangan asal keluar ruangan, nanti akan disusun prototipe lebih rinci," ungkapnya.

3. Perlu pembina yang kompeten dan jumlahnya memadai

Usai Tragedi di Sungai Sempor, Pemkab Sleman Susun Prototipe PramukaSekretaris Jenderal Kemdikbud, Ainun Na'im. IDN Timses/Siti Umaiyah

Senada, Sekjen Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Ainun Na'im mengatakan musibah susur Sungai Sempor harus jadi bahan pembelajaran mengenai pentingnya keselamatan ketika menggelar kegiatan di luar ruangan.

Seharusnya, lanjut Ainun, pihak sekolah mempertimbangkan rasio jumlah pembina dan jumlah siswa saat kegiatan. Ia pun meminta agar orang-orang kompeten dilibatkan dalam kegiatan ekstrakurikuler siswa.

"Kalau menerjunkan harus sesuai dengan jumlah pembina, jangan sampai kakak pembina tidak bisa apa-apa dan siswa tidak bisa terjangkau. Kalau mau menerjunkan anak untuk outbound, penting untuk melibatkan ahli outbound, ahli sungai," jelasnya.

Baca artikel menarik lainnya di IDN Times App. Unduh di sini http://onelink.to/s2mwkb

Baca Juga: Kegiatan Susur Sungai, Ratusan Murid SMPN 1 Turi Hanyut

Topic:

  • Anata Siregar

Berita Terkini Lainnya