Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Sosok BJ Habibie di Mata Tetangga: Beliau Sangat Ramah dan Supel
FOTO ANTARA/Ismar Patrizki

Jakarta, IDN Times - Presiden Ketiga RI BJ Habibie meninggal dunia di Rumah Sakit Pusat Angkatan Darat (RSPAD) Gatot Soebroto Jakarta, Rabu (11/9), pukul 18/05 WIB.

Kepergiannya meninggalkan luka mendalam tak hanya bagi keluarga, tapi juga bagi masyarakat Indonesia. Salah satu warga yang merasa kehilangan adalah penjaga keamanan yang bertugas persis di samping rumah Habibie di Patra Kuningan, Jakarta Selatan.

Petugas bernama Yanto (50) tersebut mengatakan Habibie merupakan tokoh yang sangat ramah dan supel terhadap siapa pun, termasuk kepada dirinya. Ia kerap disapa Habibie ketika berolahraga pagi.

"Kalau saya lagi bersih-bersih pagi hari, Bapak suka lewat buat olahraga dan menyapa. Bagi saya itu yang paling berkesan," kata Yanto kepada IDN Times, Rabu (11/9) malam.

Habibie semasa hidup juga dikenal sangat baik hati. Bahkan, menurut Yanto, setiap bulan puasa Habibie kerap membagikan 40 nasi kotak ke masjid terdekat di rumahnya.

"Bapak suka kasih nasi kotak tiap hari selama bulan puasa. Itu rutin. Kalau sama tetangga kadang suka tukar bingkisan, biasanya suka kasih kurma," ujar Yanto.

Editorial Team