Direktur Retail dan Niaga PT PLN, Adi Priyanto (kedua dari kiri) menyapa salah satu pengendara kendaraan listrik di SPKLU Center Hayam Wuruk yang sedang melakukan charging kendaraannya. (Dok. PLN)
Sementara itu, salah seorang pengguna kendaraan listrik yang tengah melakukan pengisian daya di SPKLU Rest Area 343 Batang, Bintang, mengapresiasi kesiapan fasilitas yang disediakan PLN. Dirinya merasa terbantu dengan hadirnya SPKLU Center di banyak titik lokasi.
“Pengisian dayanya cukup cepat dan fasilitasnya juga nyaman. Dengan adanya SPKLU Center seperti ini, perjalanan mudik menggunakan kendaraan listrik jadi lebih tenang karena titik pengisian dayanya semakin banyak dan cepat,” ungkap Bintang.
Secara khusus untuk mendukung perjalanan kendaraan listrik di jalur Tol Trans Jawa wilayah Jawa Tengah, PLN telah menyiapkan 79 unit SPKLU di 24 rest area. Infrastruktur tersebut terdiri dari 5 unit Ultra Fast Charging, 17 unit Fast Charging, 29 unit Medium Charging, dan 28 unit Standard Charging. Selain itu, PLN juga menyiagakan 3.606 personel serta 2 unit SPKLU Mobile untuk mengantisipasi kondisi darurat apabila pengguna kendaraan listrik mengalami kendala selama perjalanan.
Selain itu, untuk mendukung kemudahan pengguna kendaraan listrik, seluruh SPKLU juga terintegrasi dengan aplikasi PLN Mobile melalui fitur Trip Planner dan AntreEV. Melalui fitur ini, pengguna dapat merencanakan rute perjalanan, mengetahui lokasi SPKLU terdekat, sekaligus memantau antrean pengisian daya secara real-time sehingga perjalanan mudik menjadi lebih nyaman.
PLN juga telah menyiapkan fitur khusus layanan darurat 24 jam melalui Super Apps PLN Mobile, Contact Center PLN 123, dan WhatsApp 087 77 1112 123 untuk memberikan rasa aman bagi pelanggan selama periode mudik. (WEB)