Bandung, IDN Times - Rasa ingin tahu menjadi modal utama generasi muda untuk menghadapi masa depan yang terus berubah. Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Martiri menyampaikan hal itu saat membuka Kick Off Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 pada Kamis (21/5/2026).
Dalam sambutannya, Simon menilai mahasiswa harus tetap haus akan pengetahuan dan berani menghadapi perubahan di tengah disrupsi teknologi yang semakin cepat. Ia bahkan mengutip pesan Steve Jobs, “Stay hungry, stay foolish”, lalu menambahkan pesan baru untuk generasi muda Indonesia: “Stay curious, stay courageous.”
Menurut Simon, era saat ini bukan lagi hanya soal siapa yang paling pintar, melainkan siapa yang paling cepat belajar, adaptif, dan berani keluar dari zona nyaman. Perkembangan teknologi, termasuk di industri energi, disebut bergerak sangat cepat hingga memaksa dunia industri dan kampus untuk terus berkolaborasi.
Ia mencontohkan transformasi industri energi global yang kini telah memasuki era “cyber capital”, di mana teknologi komputasi dan inovasi menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan industri. Karena itu, ia mengingatkan mahasiswa agar tidak takut mencoba maupun gagal.
Simon juga menegaskan masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi kualitas generasi mudanya. Menurutnya, kampus menjadi tempat lahirnya ide, inovasi, karakter, hingga calon pemimpin masa depan Indonesia, termasuk pemimpin transformasi energi nasional.
