Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Stay Curious, Stay Courageous, Ini Pesan Dirut Pertamina di PGTC 2026
Acara PGTC 2026 dibuka melalui seremoni yang menghadirkan jajaran manajemen Pertamina, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., serta Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. apt. Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D. (Dok. Pertamina)
  • Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Martini membuka PGTC 2026 di ITB dengan pesan agar generasi muda tetap memiliki rasa ingin tahu, berani berubah, dan adaptif menghadapi disrupsi teknologi.

  • PGTC 2026 mengusung tema Energizing Acceleration for Future Impact melalui roadshow ke lima kota, kompetisi, talkshow, dan kolaborasi kampus-industri untuk memperkuat relevansi pendidikan dengan kebutuhan industri energi.

  • Pertamina meluncurkan berbagai program seperti Energy Debate Championship, Energynovation Ideas Competition, dan Pertamuda Seed and Scale 2026 sebagai wujud komitmen mendukung inovasi serta karier generasi muda di sektor energi berkelanjutan.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    Pertamina menggelar Kick Off Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026, sebuah program kolaborasi antara industri dan perguruan tinggi yang berfokus pada pengembangan generasi muda di bidang energi dan inovasi.
  • Who?
    Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Martini membuka acara bersama jajaran manajemen Pertamina, Prof. Irwan Meilano dari ITB, serta Prof. Junaidi Khotib dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi.
  • Where?
    Kegiatan pembukaan PGTC 2026 berlangsung di Aula Barat Institut Teknologi Bandung (ITB), Jawa Barat, dengan rencana roadshow ke lima kota di Indonesia.
  • When?
    Acara pembukaan dilaksanakan pada Kamis, 21 Mei 2026, menandai dimulainya rangkaian kegiatan PGTC 2026 yang akan berlanjut sepanjang tahun.
  • Why?
    Pertamina menyelenggarakan PGTC untuk memperkuat sinergi kampus dan industri, menumbuhkan semangat belajar adaptif mahasiswa, serta mendukung transformasi energi nasional melalui inovasi generasi muda.
  • How?
    Kegiatan dilakukan melalui kompetisi nasional, talkshow, pameran karier, sesi inspiratif, serta peluncuran program seperti Energy Debate Championship dan Pertamuda Seed and Scale 2026.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Bandung, IDN Times - Rasa ingin tahu menjadi modal utama generasi muda untuk menghadapi masa depan yang terus berubah. Direktur Utama Pertamina Simon Aloysius Martiri menyampaikan hal itu saat membuka Kick Off Pertamina Goes to Campus (PGTC) 2026 pada Kamis (21/5/2026).

Dalam sambutannya, Simon menilai mahasiswa harus tetap haus akan pengetahuan dan berani menghadapi perubahan di tengah disrupsi teknologi yang semakin cepat. Ia bahkan mengutip pesan Steve Jobs, “Stay hungry, stay foolish”, lalu menambahkan pesan baru untuk generasi muda Indonesia: “Stay curious, stay courageous.

Menurut Simon, era saat ini bukan lagi hanya soal siapa yang paling pintar, melainkan siapa yang paling cepat belajar, adaptif, dan berani keluar dari zona nyaman. Perkembangan teknologi, termasuk di industri energi, disebut bergerak sangat cepat hingga memaksa dunia industri dan kampus untuk terus berkolaborasi.

Ia mencontohkan transformasi industri energi global yang kini telah memasuki era “cyber capital”, di mana teknologi komputasi dan inovasi menjadi faktor penting dalam menentukan keberhasilan industri. Karena itu, ia mengingatkan mahasiswa agar tidak takut mencoba maupun gagal.

Simon juga menegaskan masa depan bangsa tidak hanya ditentukan oleh kekayaan sumber daya alam, tetapi kualitas generasi mudanya. Menurutnya, kampus menjadi tempat lahirnya ide, inovasi, karakter, hingga calon pemimpin masa depan Indonesia, termasuk pemimpin transformasi energi nasional.

1. PGTC 2026 hadir dengan konsep baru

Acara PGTC 2026 juga dibuka melalui seremoni yang menghadirkan jajaran manajemen Pertamina, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., serta Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. apt. Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D. (Dok. Pertamina)

Mengusung tema Energizing Acceleration for Future Impact, penyelenggaraan tahun ini hadir dengan konsep baru melalui roadshow ke lima kota di Indonesia serta menghadirkan rangkaian kompetisi, talkshow, ekshibisi, hingga program pengembangan mahasiswa.

Acara PGTC 2026 juga dibuka melalui seremoni yang menghadirkan jajaran manajemen Pertamina, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., serta Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. apt. Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D.

Corporate Secretary Pertamina, Arya Dwi Paramita menyampaikan bahwa PGTC 2026 dirancang sebagai wadah strategis untuk mencetak generasi penerus yang tidak hanya membawa bekal akademis, tetapi ada pendekatan-pendekatan praktis yang bisa  didapatkan dari berinteraksi dengan industri.

"Kami membawa Pertamina secara grup keseluruhan hadir untuk memberikan gambaran tentang proses bisnis industri di Pertamina, sehingga mereka bisa melihat kecocokan antara ilmu pengetahuan yang mereka miliki dan melihat bagaimana peluang mereka yang ingin berkarir di Pertamina," ujar Arya.

2. Wujud kontribusi Pertamina

Acara PGTC 2026 juga dibuka melalui seremoni yang menghadirkan jajaran manajemen Pertamina, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Institut Teknologi Bandung (ITB) Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., serta Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. apt. Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D. (Dok. Pertamina)

Dari sudut pandang akademisi, Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan ITB, Prof. Dr. Irwan Meilano, S.T., M.Sc., menyambut baik inisiatif ini sebagai penguatan sinergi antara kampus dan industri.

“Kehadiran Pertamina di kampus melalui PGTC memberikan wawasan riil bagi mahasiswa mengenai tantangan industri masa depan sejak dini. Kami berharap program ini membuka wawasan mahasiswa dan membantu kami di lingkungan kampus untuk meningkatkan kualitas kurikulum yang lebih dekat dan relevan dengan perkembangan industri yang dinamis. Melakui kerjasama ini mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan dunia pendidikan,” ungkap Prof. Irwan.

Sejalan dengan hal tersebut, Sekretaris Direktorat Jenderal Riset dan Pengembangan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains dan Teknologi, Prof. apt. Junaidi Khotib, S.Si., M.Kes., Ph.D., menekankan pentingnya dukungan sektor korporasi dalam ekosistem riset mahasiswa yang akan memberikan manfaat yang besar, terutama untuk peningkatan daya saing dan menguatkan relevansi dari pendidikan.

“Pemerintah terus mendorong terciptanya riset dan inovasi yang relevan dengan kebutuhan bangsa. PGTC merupakan wujud kontribusi Pertamina sebagai industri yang hadir lebih awal di kampus, memberikan insight yang sangat baik bagi mahasiswa sebelum terjun secara nyata ke dunia industri. Kami berharap ajang ini dapat menyentuh semakin banyak perguruan tinggi dan memancing perusahaan dan industri lain untuk ikut terlibat, demi mendukung kemajuan pendidikan Indonesia,” jelas Prof. Junaidi.

3. Komitmen Pertamina

Pertamina juga memperkenalkan program Pertamuda Seed and Scale 2026, sebuah kompetisi ide bisnis tingkat nasional yang pendaftarannya akan dimulai pada awal Juni mendatang. (IDN/Ezri TS)

Kick off PGTC 2026 sekaligus menjadi momentum open call kompetisi nasional Energy Debate Championship (EDC) dan Energynovation Ideas Competition (EIC) bagi mahasiswa seluruh Indonesia. Selain seremoni pembukaan, acara juga menghadirkan sesi Energizing Talks bertajuk “Energizing Indonesia: From National Strategy to Everyday Action” dan sesi Youth Stage yang memberikan inspirasi mengenai pengembangan diri serta peluang karier di sektor energi.

Tak hanya itu, Pertamina juga memperkenalkan program Pertamuda Seed and Scale 2026, sebuah kompetisi ide bisnis tingkat nasional yang pendaftarannya akan dimulai pada awal Juni mendatang. Rangkaian kegiatan ini dilengkapi dengan area expo di Aula Barat ITB yang menampilkan berbagai informasi seputar karier, magang, beasiswa, serta program pengembangan mahasiswa dari Pertamina Group.

Melalui PGTC 2026, Pertamina berkomitmen untuk terus menjadi ruang kolaborasi bagi generasi muda Indonesia dalam menciptakan kontribusi nyata bagi masa depan energi yang lebih hijau dan berkelanjutan.

Informasi lengkap mengenai PGTC 2026 dapat diakses melalui website PGTC 2026 dan Instagram @pgtc.id. (WEB)

Editorial Team