Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Suasana 393 Jemaah Haji Kloter Pertama Tiba di Asrama Haji Pondok Gede
Suasana Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur kedatangan jemaah haji kloter pertama, Selasa (21/4/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)
  • Sebanyak 393 jemaah haji kloter pertama asal Jakarta tiba di Asrama Haji Pondok Gede untuk menjalani proses administrasi dan pemeriksaan kesehatan sebelum berangkat ke Tanah Suci.
  • Jemaah mengikuti tes kesehatan akhir, aktivasi kartu Nusuk, serta menerima uang saku 750 Riyal Saudi dengan pendampingan petugas agar siap beribadah di Masyair tanpa kendala teknis.
  • Layanan ramah lansia dan perempuan diprioritaskan melalui jalur cepat, fasilitas mobil khusus, serta kamar lantai satu sebelum keberangkatan menuju Bandara Soekarno-Hatta pukul 19.30 WIB.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Gema talbiyah samar-samar mulai terdengar Asrama Haji Pondok Gede, Jakarta Timur, Selasa (21/4/2026). Suasana haru menyelimuti Asrama Haji Pondok Gede saat bus-bus yang membawa rombongan jemaah haji kloter pertama mulai memasuki gerbang.

Sebanyak 393 jemaah di sekitar Jakarta rombongan pembuka yang memulai perjalanan menuju Tanah Suci tahun ini. Kedatangan para jemaah ini disambut langsung oleh petugas dan pengelola asrama.

Setibanya di Gedung Serbaguna 2 (SG2), para jemaah tidak langsung beristirahat. Mereka harus melewati serangkaian tahapan administrasi dan kesehatan yang telah disiapkan.

Kepala UPT Asrama Haji Pondok Gede, Muhammad Ali Zakiyudin, menjelaskan, proses di asrama haji adalah "benteng terakhir" untuk memastikan kesiapan jemaah.

"Ini tempat untuk istithaah terakhir, memastikan jemaah benar-benar sehat dari sisi kesehatan. Sejauh ini, kondisi 393 jemaah kloter satu masih terpantau normal dan stabil," ujar Ali.

1. Jemaah jalani tes kesehatan akhir hingga pemberian uang saku

Suasana Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur kedatangan jemaah haji kloter pertama, Selasa (21/4/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Di dalam aula, jemaah menjalani tes kesehatan tahap akhir, pembagian paspor dan visa, serta pemeriksaan dokumen imigrasi. Ada yang spesial tahun ini, yaitu adanya proses aktivasi kartu Nusuk, kartu akses resmi untuk beribadah di Masyair (Arafah, Muzdalifah, dan Mina). Petugas dari pihak syarikah (perusahaan layanan haji Saudi) langsung mendampingi aktivasi ini agar jemaah tidak lagi mengalami kendala teknis saat tiba di Arab Saudi.

Puncak dari proses administrasi ini adalah penyerahan uang saku atau living cost sebesar 750 Riyal Saudi (SAR) yang bisa digunakan jemaah selama berada di Tanah Suvi.

2. Layanan untuk ramah lansia dan perempuan menjadi prioritas

Suasana Asrama Haji Pondok Gede Jakarta Timur kedatangan jemaah haji kloter pertama, Selasa (21/4/2026). (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Terlihat ada sejumlah jemaah lanjut usia yang menggunakan kursi roda. Ali mengatakan, di Asrama Haji Pondok Gede juga ada layanan fast track (jalur cepat) untuk jemaah. Sehingga, ketika mereka tiba di Arab Saudi, tidak perlu lagi menjalani pemeriksaan di Imigrasi.

"Sesuai tagline tahun ini, kami memberikan treatment khusus. Ada kursi-kursi prioritas agar mereka tidak mengantre terlalu lama dan bisa segera beristirahat," ucap Ali.

Tak hanya jalur antrean, fasilitas mobil khusus juga disiapkan untuk mengantar jemaah lansia dari gedung administrasi menuju penginapan. Di asrama pun, seluruh jemaah lansia dan disabilitas ditempatkan di kamar-kamar lantai satu untuk memudahkan aksesibilitas mereka.

3. Jemaah haji diberangkatkan ke bandara pukul 19.30 WIB

Kepala UPT Asrama Haji Pondok Gede, Muhammad Ali Zakiyudin. (IDN Times/Ilman Nafi'an)

Ali mengatakan, jemaah haji kloter pertama di Asrama Haji Pondok Gede mulai diberangkatkan pukul 19.30 WIB di Bandara Soekarno-Hatta. Nantinya, pesawat mereka terjadwal pukul 00.45 WIB.

Sebelum naik ke bus, akan dilakukan screening akhir barang bawaan di Gedung Serbaguna 1 (SG1). Area ini akan disterilisasi layaknya area bandara. Petugas mengimbau jemaah untuk tidak membawa benda tajam seperti gunting kuku atau staples di tas kabin karena akan disita saat pemeriksaan.

Ali menitipkan pesan penting bagi para jemaah, mengingat perbedaan cuaca yang ekstrem di Arab Saudi.

"Jaga kesehatan, konsumsi vitamin, dan makanlah tepat waktu meskipun nafsu makan berkurang. Fokuskan stamina pada ibadah wajib, jangan sampai kelelahan karena mengejar ibadah sunah sehingga saat wajibnya malah jatuh sakit," ujarnya.

Editorial Team