Jakarta, IDN Times - Indikator kembali memaparkan hasil temuan surveinya yang dilakukan pada periode 17-21 September 2021. Berdasarkan hasil survei, mayoritas respondennya percaya saat ini kasus positif dan kematian harian akibat COVID-19 menurun.
Sebanyak 81,4 persen responden yang percaya kasus positif harian turun. Sedangkan, 83,1 persen responden percaya angka kematian harian juga turun.
Yang menarik, sebanyak 60,3 persen responden percaya Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat yang diberlakukan Juli 2021 efektif menurunkan tingkat penularan COVID-19. Sementara, 57,2 persen responden juga percaya PPKM Darurat berhasil menurunkan angka kematian akibat COVID-19.
"Tetapi yang jadi pertanyaannya kemudian, mengapa mereka tidak setuju kebijakan PPKM darurat diberlakukan oleh pemerintah," ungkap Direktur Eksekutif Indikator Burhanuddin Muhtadi ketika memaparkan temuan hasil survei dengan tajuk 'Evaluasi Publik Terhadap Penanganan Pandemik, Pemulihan Ekonomi dan Demokrasi' pada Minggu (26/9/2021) yang diikuti secara daring.
Berdasarkan hasil survei Indikator, sebanyak 45,1 persen responden tidak setuju PPKM Darurat diberlakukan. Sedangkan, 51,4 persen dari responden setuju dengan opsi pemerintah menerapkan PPKM Darurat.
"Ini menandakan ketika ditanya setuju atau tidak setuju PPKM Darurat yang mereka pahami adalah dimensi ekonominya," ujarnya.
Burhanuddin menjelaskan selama PPKM Darurat diterapkan, memukul sejumlah pelaku usaha. Lalu, apa responden Indikator setuju bila PPKM Darurat terus diperpanjang?
