Jakarta, IDN Times — Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) DKI Jakarta mencatat sebanyak 22.617 warga keluar dari ibu kota pasca Lebaran 2026. Angka ini hampir dua kali lipat dibandingkan jumlah pendatang baru yang masuk ke Jakarta pada periode yang sama, yakni 12.766 jiwa.
Kepala Dinas Dukcapil DKI Jakarta, Denny Wahyu Haryanto mengatakan, kondisi ini menjadi fenomena yang menonjol dalam arus mobilitas penduduk tahun ini. Ia menyebut, selain faktor administratif, pergeseran ini juga dipengaruhi dinamika sosial ekonomi masyarakat.
“Banyak warga yang sudah bertahun-tahun tinggal di wilayah penyangga seperti Bogor, Depok, Tangerang, dan Bekasi, namun masih menggunakan KTP-el (elektronik) Jakarta. Melalui program ini, mereka melakukan penyesuaian administrasi kependudukan agar sesuai dengan domisili sebenarnya,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Rabu (6/5/2026).
