Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Ruas Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi mulai lancar. (IDN Times/Imam Faishal)
Ruas Jalan Ahmad Yani, Kota Bekasi mulai lancar. (IDN Times/Imam Faishal)

Intinya sih...

  • Tarif Trans Beken tidak gratis, akan diberlakukan mulai 1 Maret 2026.

  • Pemerintah Kota Bekasi akan melakukan evaluasi terhadap titik henti bus Trans Beken yang mencapai 48 titik.

  • Ratusan sopir angkot melakukan blokade jalan sebagai protes terhadap operasional bus Trans Beken oleh Pemkot Bekasi.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Bekasi, IDN Times - Ratusan sopir angkot yang sempat memblokade Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, membubarkan diri pada Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 13.30 WIB.

Kepala Dinas Perhubungan Kota Bekasi, Zeno Bachtiar menyampaikan, bubarnya ratusan sopir angkot itu terjadi setelah menemukan beberapa kesepakatan dengan Pemerintah Kota Bekasi.

"Dari hasil diskusi dan dialog dengan teman-teman Organda serta perwakilan angkutan kota tadi, beberapa hal kita sepakati bersama," katanya kepada jurnalis, Kamis (12/2/2026).

1. Tarif Trans Beken tidak gratis

Sopir angkot di Bekasi blokade Jalan Ahmad Yani. (IDN Times/Imam Faishal)

Adapun, sopir angkot tersebut melakukan blokade Jalan setelah Pemkot Bekasi mengoperasikan bus Trans Beken dengan trayek Harapan Indah - Terminal Bekasi pada Selasa (10/2/2026) lalu.

Awalnya, Trans Beken bakal menggratiskan terlebih dahulu kepada masyarakat yang memanfaatkan mode transportasi tersebut. Namun, setelah pertemuan bersama para sopir angkot, Pemkot Bekasi sepakat untuk mengenakan tarif kepada masyarakat yang menggunakan Trans Beken.

Tarif juga akan diberlakukan terhadap Bis Kita dengan trayek Vida - Summarecon Bekasi.

"Tarif akan mulai diberlakukan pada tanggal 1 Maret 2026. Kepastian tadi sudah dicapai kata sepakat," jelasnya.

2. Bakal evaluasi titik henti

Sopir angkot di Bekasi blokade Jalan Ahmad Yani. (IDN Times/Imam Faishal)

Selain itu, lanjut Zeno, pihaknya juga akan melakukan evaluasi terhadap titik henti bus Trans Beken yang saat ini mencapai 48 titik.

"Tentu tidak tertutup kemungkinan diadakan evaluasi. Karena evaluasi, ada atau tidak ada penyampaian aspirasi hari ini, tentu evaluasi tetap akan kita lakukan secara menerus," jelas Zeno.

3. Seluruh sopir angkot ikut demo

Sopir angkot di Bekasi blokade Jalan Ahmad Yani. (IDN Times/Imam Faishal)

Sebelumnya, ratusan sopir angkot melakukan aksi demontrasi hingga blokade Jalan Ahmad Yani, Kecamatan Bekasi Selatan, Kota Bekasi, Kamis (12/2/2026) sekitar pukul 12.30 WIB.

Aksi itu dilakukan lantaran kekecewaan sopir angkot setelah Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi mengoperasikan bus Trans Beken dengan trayek Harapan Indah - Terminal Bekasi.

Pantauan IDN Times, hampir seluruh angkot yang beroperasi di Kota Bekasi mengikuti aksi demontrasi tersebut, mulai dari angkot 07 jurusan Terminal Bekasi - Seroja hingga 02 jurusan Terminal Bekasi - Pondok Gede.

Editorial Team