Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Tips Mudik Lebaran Aman Bencana dari BNPB
Potret udara bencana banjir menggenangi wilayah Kota Bandar Lampung, Jumat (6/3/2026). (IDN Times/Tama Yudha Wiguna).
  • Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto mengimbau pemudik memastikan kondisi tubuh dan kendaraan dalam keadaan prima, termasuk servis kendaraan serta perlengkapan keselamatan sebelum berangkat.
  • BNPB mendorong masyarakat mengunduh aplikasi InaRISK untuk memantau potensi bencana dan menggunakan fitur Peta Jalur Mudik Aman Bencana sebagai panduan perjalanan.
  • BNPB dan BPBD menyiagakan Posko Mudik Gabungan di berbagai daerah agar pemudik dapat beristirahat atau meminta bantuan jika terjadi keadaan darurat selama perjalanan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto memberikan tips aman dalam melakukan perjalanan mudik bagi masyarakat.

Adapun tips yang pertama ialah, calon pemudik diharapkan dalam keadaan sehat sebelum melakukan mudik. Baik itu sehat secara fisik pemudik atau pun sehat bagi kendaraan yang akan dipergunakan dalam perjalanan.

"Bagi masyarakat pemudik, tentu saja setiap keluarga harus menyiapkan keluarganya masing-masing. Kendaraan harus diservis, BBM dan cadangannya lengkap. Peralatan keamanan, rem, dan ban harus siap," ucap Suharyanto, dalam program Teropong Bencana edisi Siaga Lebaran 2026, dikutip Sabtu (14/3/2026).

1. Pemudik diimbau mengunduh aplikasi atau Platform InaRISK BNPB

Kondisi rumah penyintas bencana banjir di Kecamatan Sorkam, Kabupaten Tapanuli Tengah, usai diterjang bah pada November 2025 lalu. (IDN Times/Junaidin Zai)

Selanjutnya para pemudik diimbau mengunduh aplikasi atau Platform InaRISK BNPB, guna mengetahui potensi bencana di wilayah yang akan dilalui dan dituju.

Selain itu, InaRISK BNPB juga memiliki menu khusus Peta Jalur Mudik Aman Bencana pada tautan inarisk.bnpb.go.id/jalurmudik2026/. Hal ini sebagai salah satu upaya bagi masyarakat untuk mempersiapkan diri dan waspada terkait ancaman bencana yang mungkin terjadi.

“Pemudik agar mendownload InaRISK, sehingga saat bergerak dari satu titik ke titik lain betul-betul siap,” ujar Suharyanto.

2. BNPB dan BPBD bersiaga di Posko Mudik Gabungan

Kondisi rumah warga yang ambruk terdampak bencana tanah bergerak di Kampung Sekip, Jangli, Tembalang, Semarang, Jawa Tengah, Selasa (10/2/2026). (ANTARA FOTO/Aprillio Akbar)

Suharyanto mengungkap BNPB dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) juga akan bersiaga di Posko Mudik Gabungan yang ada di daerah. Sehingga jika terjadi bencana, sudah bersiaga dan akan bergerak cepat ke lokasi dan para pemudik dapat beristirahat pada posko-posko tersebut.

“Sepanjang rute mudik ada pos gabungan, ada BNPB dan BPBD di dalamnya, kalau butuh bantuan mampir saja ke situ, jangan malu-malu,” kata dia.

3. Para pemudik saksikan Program Teropong Bencana

Warga terdampak banjirdi Kampung Kroya, Kota Serang, Banten, Minggu (8/3/2026). (ANTARA FOTO/Muhammad Bagus Khoirunas)

Bagi masyarakat yang ingin mengetahui apa upaya dan langkah yang dilakukan BNPB dan BPBD dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan dan keamanan, para pemudik dapat menyaksikan Program Teropong Bencana edisi Siaga Lebaran 2026 dengan narasumber Kepala BNPB, Kepala Pelaksana dan Perwakilan BPBD Provinsi Lampung, Banten, Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, D.I Yogyakarta, dan Jawa Timur, serta Bali.

Editorial Team