Jakarta, IDN Times - Mantan Menteri Perdagangan Thomas Trikasih Lembong atau Tom Lembong ikut berduka cita atas tragedi meninggalnya seorang driver ojek online (ojol) karena dilindas mobil rantis polisi saat demo depan DPR.
Bahkan Tom Lembong mengaku tidak bisa tidur usai melihat video detik-detik mobil berlapis baja tersebut melindas driver di tengah kerumuman massa.
"Nggak bisa tidur, shock dan trauma melihat video pekerja ojol affan kurniawan dilindas kendaraan aparat hingga meninggal. ada media yong bilang: mas affan baru usia 21 tahun," ujarnya di Instagram pribadinya, Jumat (29/8/2025).
Tom tidak bisa membayangkan kepedihan yang dialami keluarga driver ojol yang nyawanya direnggut saat bekerja.
"Saya nggak bisa membayangkan rasa shock, kepedihan dan rasa kehilangan keluarga mas affan. Saya turut amat sangat berduka cita atas tragedi ini. Semoga Tuhah Allah mengayomi kita semua," ujarnya.
Sebelumnya, Kadiv Propam Polri Irjen Pol Abdul Karim mengatakan, mobil rantis yang melindas driver Gojek di tengah kerumunan demo di Jakarta telah diamankan di Mako Brimob.
"Untuk kendaraan, sementara sudah kita amankan juga berada di Satuan Brimob Kwitang," kata Abdul Karim di RSCM, Jakarta, Jumat (29/8/2025) dini hari.
Karim mengatakan, para pelaku berasal dari kesatuan Brimob. Namun ia memastikan, proses penindakan ini seluruhnya akan diambil alih Propam Polri. Pemeriksaan dilakukan oleh tim gabungan. Tujuh orang terlibat dalam kasus ini, di antaranya Kompol C, Aipda M, Bripka R, Briptu D, Bripda M, Baraka J, dan Baraka D.