Jakarta, IDN Times - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperbarui informasi mengenai kondisi dan situasi pasca-banjir hebat menghantam tiga provinsi di Pulau Sumatra di waktu berdekatan. Berdasarkan data per Sabtu (29/11/2025), total ada 303 korban meninggal dunia di Aceh, Sumatra Barat dan Sumatra Utara.
Kepala BNPB Letnan Jenderal TNI Suharyanto mengatakan, Sumut menjadi provinsi dengan jumlah korban meninggal dunia tertinggi yaitu 166 jiwa. Pada Jumat kemarin, jumlah korban meninggal dunia di Sumut mencapai 116 jiwa.
"Artinya, dalam satu hari ini bertambah 60 jiwa meninggal dunia. Temuan ini berkat operasi pencarian pertolongan oleh satgas gabungan yang dipimpin oleh Basarnas," ujar Suharyanto ketika memberikan keterangan pers pada hari ini.
Angka itu pun bisa bertambah lantaran masih ada 143 jiwa yang hilang. Apalagi dari 25 kabupaten, sebanyak 8 kabupaten di antaranya terdampak banjir hebat.
Jenderal bintang tiga itu turut melaporkan, Kabupaten Tapanuli Tengah masih menjadi area yang terparah yang terdampak bencana di Sumut. Di daerah itu total ada 1.100 kepala keluarga (KK) yang mengungsi di sebuah gelanggang olahraga.
