Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
IMG_1386.jpeg
Detik-detik proses pembongkaran tiang monorel (IDN Times/Anggia Leksa)

Intinya sih...

  • Pemprov DKI Jakarta proyeksikan kinerja lalu lintas naik 18% di Rasuna Said pasca pembongkaran 109 tiang monorel.

  • Rencananya, akan ada penambahan satu lajur cepat dan penghilangan median pemisah di lokasi tersebut untuk optimalisasi ruas jalan bekas jalur monorel.

  • Proses pembongkaran tiang-tiang monorel dilakukan pada pukul 23.00 hingga 05.00 WIB untuk meminimalisir gangguan terhadap arus lalu lintas yang padat pada siang hari.

Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta melalui Dinas Perhubungan memproyeksikan, kinerja lalu lintas akan meningkat 18 persen di kawasan Rasuna Said, Kuningan, pasca-pembongkaran 109 tiang monorel yang dimulai pada hari ini, Rabu (14/1/2026).

Kepala Dinas Perhubungan DKI Jakarta, Syafrin Liputo, menjelaskan peningkatan tersebut diperkirakan akan tercapai setelah ruas jalan bekas jalur monorel dimanfaatkan optimal.

Rencananya, akan ada penambahan satu lajur cepat dan penghilangan median pemisah di lokasi tersebut.

"Jadi akan ada peningkatan unjuk kinerjanya, 18 persen," jawab Syafrin saat ditanya soal peningkatan efektivitas lalu lintas, Rabu (14/1/2026).

Lebih lanjut, proses pembongkaran tiang-tiang monorel yang tersisa ini dilakukan pada pukul 23.00 hingga 05.00 WIB untuk meminimalisir gangguan terhadap arus lalu lintas yang padat pada siang hari.

Untuk menjaga kelancaran dan keamanan selama pekerjaan berlangsung di malam hari, Dinas Perhubungan akan melibatkan petugas pengaturan lalu lintas. Syafrin mengonfirmasi bahwa akan ada dukungan dari Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP).

"Ya, Satpol PP 15 personel dan di sub sama sekitar 15 personel," jelasnya. Personel tersebut akan bertugas setiap malam selama proses pembongkaran berlangsung.

"Setiap mulai pekerjaan malam, itu otomatis anggota akan ada melakukan pengaturan," tambah Syafrin.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan, pembongkaran 109 tiang monorel yang mangkrak di Jalan Rasuna Said akan selesai paling lambat September 2026.

“Kita targetkan pembongkaran tiang-tiang yang sudah lebih dari 20 tahun itu selesai September ini. Baru setelah itu penataan menyeluruh bisa berjalan dengan cepat,” ujar Pramono kepada awal media, Rabu. (14/01/2026).

Editorial Team