Jakarta, IDN Times - Mabes TNI Angkatan Darat (AD) angkat bicara soal keterlibatan prajurit TNI dalam acara ulang tahun ke-5 Majelis Taklim Sabilu Taubah yang didirikan oleh Muhammad Iqdam Kholid atau akran disapa Gus Iqdam. Dalam rekaman video yang viral di media sosial, acara warga sipil itu mendapatkan pengawalan ketat dari sejumlah personel TNI. Mereka bahkan turut membawa senjata laras panjang.
Kepala Dinas Penerangan TNI AD Brigjen Kristomei Sianturi membenarkan prajurit TNI di dalam video itu berasal dari unsur matra TNI AD. Tepatnya berasal dari Yonif 511 Blitar, Jawa Timur. Menurut Kristomei, keterlibatan prajurit TNI AD di acara itu sekedar memeriahkan HUT ke-5 Majelis Taklim Sabilu Taubah.
"Kegiatan itu sifatnya hanya demonstrasi atau peragaan salah satu ketangkasan atau keterampilan prajurit dalam rangka komunikasi sosial dan pembinaan teritorial semata. Itu bukan pengawalan," ujar Kristomei di dalam keterangan tertulis, Selasa (20/2/2024).
Peristiwa yang melibatkan prajurit TNI itu terjadi pada 16 Februari 2024 lalu. Menurut Kristomei, prajurit TNI berada di sana agar bisa dekat dengan masyarakat Blitar.
"Itu kan demi menjalin kedekatan anggota Yonif 511 dengan para tokoh agama dan masyarakat di Blitar," tutur dia.
