Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Viral! Warga Larang Umat Kristiani Ibadah Natal di Rumah
Kegiatan ibadah perayaan Natal di gereja GBI Penajam diikuti oleh seluruh jamaat gereja dengan tenang dan lancar (IDN Times/ Ervan Masbanjar)

Jakarta, IDN Times - Warganet kini tengah dibuat geger dengan beredarnya video viral yang menunjukkan sejumlah warga melarang umat Kristiani untuk melaksanakan ibadah Natal di rumahnya sendiri. Video itu diketahui terjadi di Cilebut, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Melalui video yang diunggah akun Twitter @lhayesno pada Senin (26/12/2022), terlihat pria berpeci hitam menyatakan bahwa sejumlah warga merasa keberatan apabila umat Kristiani melaksanakan ibadah di rumah. Namun, ia tidak menjawab saat ditanya soal kerugian yang didapatkan apabila umat Kristiani beribadah di rumah sendiri.

"Yang namanya orang Nasrani itu ibadah harus di gereja, bukan di tempat lain. Kalau ibu bilang ini bukan gereja, berarti gak sah ibadahnya" ucap pria berpeci hitam dalam video yang dilihat IDN Times, Selasa (27/12/2022).

1. Raja Juli Antoni sedih dengan kejadian larangan beribadah Natal di Cilebut

Eks petinggi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Raja Juli Antoni mengaku sedih melihat kondisi tersebut. Kesedihan itu diungkapkan Raja melalui akun Twitter pribadinya @RajaJuliAntoni dengan me-retweet video tersebut. 

"Sedih dan menyedihkan," cuit Raja, Senin (26/12/2022).

2. Sejumlah warganet turut prihatin

Selain itu, sejumlah warganet juga ramai menanggapi video viral tersebut. Salah satunya, akun Twitter @MuhdklyAcho mengucapkan turut prihatin dengan warga non-muslim yang dilarang beribadah di rumah. Ia membandingkan dengan ibadah salat berjamaah yang dilakukan di kawasan Monas, Jakarta pusat.

"Kasian betul orang selain muslim di Indonesia, beribadah di rumah aja digeruduk. Giliran yang Islam, salat di jalanan sampe monas aja bebas. Mau sampai kapan yg begini-begini Pak @jokowi?," cuit @MuhdklyAcho.

3. Ibadah di rumah bukan soal untung rugi

Di sisi lain, akun Twitter @capparuni mengungkapkan bahwa larangan beribadah di rumah itu bukan bicara soal untung rugi. Melainkan, terkait ketentraman masyarakat di lingkungan sekitar.

"Makanya kalau ibadah itu di tempat ibadah jangan di rumah, sehingga aman beribadah dan gak mengganggu umat lain bertetangga atau di ganggu. Bukan soal untung rugi, tetapi mengganggu ketentraman masyarakat sekitar yg beragama lain. Ibadah itu di gereja di tempat ibadah," ujar @capparuni.

Editorial Team