Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, menegaskan bahwa praktik child grooming merupakan bentuk manipulasi yang secara sistematis menyasar kerentanan anak dan remaja.
Hal tersebut disampaikan Isyana dalam keterangannya terkait meningkatnya kasus kekerasan dan eksploitasi anak, khususnya yang bermula dari interaksi di ruang digital. Menurutnya, pelaku grooming kerap membangun hubungan emosional secara bertahap untuk mendapatkan kepercayaan korban sebelum melakukan eksploitasi.
“Child grooming merupakan bentuk manipulasi yang menyasar kerentanan anak dan remaja,” ujar Isyana, Kamis (29/1/2026).
