Jakarta, IDN Times - Wakil Menteri Ekonomi Kreatif (Ekraf) Irene Umar menekankan pentingnya bekerja dengan ketulusan hati dan menjaga kebenaran, seperti yang dilakukan Roehana Koeddoes, pelopor jurnalis perempuan di Indonesia. Ia menyampaikan, nilai-nilai perjuangan Roehana masih sangat relevan hingga hari ini, terutama dalam konteks jurnalisme dan arus informasi yang semakin terbuka di era digital.
Menurut Irene, Roehana Koeddoes berjuang bukan demi dikenang di masa depan, melainkan semata-mata untuk memajukan nasib perempuan di sekitarnya. Ketulusan itulah yang kemudian menjadi warisan lintas generasi.
Dalam sambutannya di acara diskusi '3 Wajah Roehana Koeddoes: Pahlawan Nasional, Jurnalis Perempuan Pertama di Indonesia' yang digelar IDN Times bekerja sama dengan Yayasan Amai Setia dan Forum Jurnalis Perempuan Indonesia (FJPI) dalam rangka Hari Pers Nasional 2026 di IDN HQ, Jakarta Selatan, Jumat (6/2/2026), Irene juga mengaitkan semangat perjuangan Roehana dengan tantangan etika jurnalisme dan peran ekonomi kreatif, di tengah perkembangan teknologi dan akses informasi yang semakin luas di Indonesia.
