Jakarta, IDN Times - Wacana penerapan work from home (WFH) satu hari dalam sepekan bagi aparatur sipil negara (ASN) dinilai bukan solusi utama untuk menekan konsumsi bahan bakar minyak (BBM). DPRD DKI mendorong optimalisasi transportasi publik sebagai langkah yang lebih efektif.
Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Dwi Rio Sambodo, menegaskan, kebijakan WFH perlu pengkajian ulang secara komprehensif. Menurut dia, penerapan WFH tidak bisa diputuskan secara sederhana karena berpotensi mempengaruhi kualitas layanan publik.
"Harus berbasis data dan analisis yang jelas,” ujar dia dalam keterangan, Selasa (31/3/2026).
