Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
WNI di Wuhan Berharap Segera Dievakuasi, Stok Makanan Kian Menipis
(Pelajar Indonesia di Wuhan yang mulai membeli bahan logistik) Dokumentasi Kemenlu

Jakarta, IDN Times - Kondisi Kota Wuhan, Tiongkok, yang sampai saat ini masih terisolasi akibat wabah virus corona meningkatkan kekhawatiran Warga Negara Indonesia (WNI) yang ada di sana. Mereka berharap untuk segera dievakuasi dari Kota Wuhan.

"Melihat penyebaran virus yang setiap hari bertambah, kami semakin khawatir dan berharap untuk bisa dievakuasi," kata Patmawaty, salah satu mahasiswa Indonesia di Central China Normal University saat dihubungi IDN Times, Rabu (29/1).

Patma, begitu dia biasa disapa, juga mengatakan saat ini dia dan rekan-rekan WNI masih bisa bertahan, tapi bukan berarti seterusnya demikian, karena kemampuannya yang terbatas.

1. Keluar rumah hanya untuk hal yang penting untuk memproteksi diri dari penyebaran virus corona

Situasi di Kota Wuhan, Tiongkok, pasca-penyebaran virus Corona. (Istimewa)

Dikarenakan kondisi Kota Wuhan yang semakin mengkhawatirkan akan penyebaran virus corona, Patma tak banyak melakukan aktivitas di luar rumah. Ia mengaku, hanya keluar rumah untuk hal-hal yang penting saja.

"Sejauh ini berusaha kalau gak penting, gak akan keluar rumah. Kalaupun keluar rumah, kita betul-betul menggunakan proteksi dengan masker, jaket tebal, dan syal," kata Patma.

Sampai saat ini, Patma dan rekan-rekannya juga telah mengikuti saran yang telah dianjurkan untuk memperkuat imunitas tubuh dengan mengonsumsi makanan-makanan yang bersih dan diolah sendiri.

2. Stok makanan kian hari menipis, WNI juga butuh masker N95

Mahasiswa asal Aceh di Wuhan, Provinsi Hubei, Tiongkok (Dok. Pribadi Alfi Rian Tamara)

Patma mengatakan, telah menerima bantuan dari pemerintah. Namun, hingga hari ini, Rabu (29/1), stok makanan untuk WNI sudah mulai menipis. Oleh karena itu, mereka berharap untuk segera dievakuasi.

"Bantuan yang kami terima juga akan habis dalam beberapa hari ke depan," kata Patma.

Selain stok makanan yang mulai menipis, mereka juga membutuhkan masker N95 untuk proteksi diri.

3. Sudah ada info akan dievakuasi, namun belum dipastikan waktunya

(Petugas Kesehatan Karantina Bandara Soekarno Hatta bersiap melakukan pemeriksaan acak suhu badan penumpang yang baru mendarat di Terminal 3 Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten) ANTARA FOTO/Muhammad Iqbal

Dengan kondisi Wuhan saat ini, Patma dan rekan-rekan masih menunggu kabar dari Pemerintah Indonesia untuk upaya evakuasi. Patma juga telah menjalin komunikasi dengan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Tiongkok.

"Terakhir kita tahu akan dievakuasi tapi belum diketahui waktu dan prosedurnya," kata Patma.

Patma mengatakan, akan terus menunggu kabar baik dari KBRI untuk segera kembali ke tanah air.

Cara pencegahan virus corona dan nomor penting yang bisa dihubungi terkait virus Corona (IDN Times/Arief Rahmat)

Editorial Team