Comscore Tracker

Lagi, Seorang Peserta Itjima Asia di Kaltim Masuk Isolasi

Empat PDP di Kaltim ada riwayat ke acara ijtima di Gowa

Samarinda, IDN Times - Seorang peserta Ijtima Asia dari Gowa, Sulawesi Selatan, masuk ruang isolasi RSUD Abdul Rivai di Berau. Seorang pasien virus corona atau COVID-19 di Balikpapan, Kalimantan Timur juga meninggal dunia pada Minggu (29/3), yang diduga ada riwayat telah bepergian ke acara pertemuan ulama itu. 

Sekarang ini, terdapat 16 pasien positif virus corona di Kaltim. Balikpapan terbanyak pasien positif virus corona, yakni 11 orang, setelah satu orang meninggal dunia. Lalu, Kutai Timur dua orang, Samarinda, Kutai Kartanegara, dan Bontang masing-masing satu orang. Dengan Demikian, dari 10 kabupaten atau kota di Kaltim tersisa Mahakam Ulu, Berau, Paser, Penajam Paser Utara, dan Kutai Barat yang belum terjangkit COVID-19.

“Kita berharap jumlahnya tak bertambah,” ujar Pelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes) Kaltim Andi Muhammad Ishak dalam keterangan persnya, Ahad (29/3).

1. Satu peserta Ijtima Asia dari Gowa masuk ruang isolasi RSUD Abdul Rivai di Berau

Lagi, Seorang Peserta Itjima Asia di Kaltim Masuk IsolasiPelaksana tugas Kepala Dinas Kesehatan (Diskes), Andi Muhammad Ishak dalam keterangan persnya pada Selasa (24/2) di Gedung Serba Guna Diskes Kaltim, Jalan Abdul Wahab Sjahranie (IDN Times/Yuda Almerio)

Saat ini, Dinas Kesehatan Kaltim bersama pihak terkait memantau 2.408 orang yang terindikasi virus corona atau orang dalam pantauan (ODP). Alasannya beragam, utamanya mereka baru melancong dari luar daerah atau baru saja dari kawasan terjangkit virus corona.

Dari jumlah tersebut, sebanyak 720 orang bebas dari ODP, atau tersisa 1.688 ODP. Sedangkan untuk pasien dalam pengawasan (PDP) sebanyak 83 orang, 39 di antaranya negatif, 17 positif (1 meninggal dunia) dan 27 lainnya menunggu hasil laboratorium.

“Untuk PDP bertambah empat orang, semuanya berasal dari Berau. Satu diisolasi di RSUD Abdul Rivai merupakan jemaah Ijtima Dunia Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan. Tiga lainnya tracing kontak dan harus isolasi mandiri dengan pengawasan ketat. Keempatnya masih satu keluarga,” kata Andi.

Lagi, Seorang Peserta Itjima Asia di Kaltim Masuk Isolasi(IDN Times/Arief Rahmat)

Baca Juga: Terimbas Virus Corona, BNI Beri Keringanan Cicilan Kredit UMKM 

2. Dinkes sudah menyebar manifes perjalanan peserta ijtima ke 10 kabupaten atau kota di Kaltim

Lagi, Seorang Peserta Itjima Asia di Kaltim Masuk IsolasiPetugas medis memindahkan pasien ke ruang isolasi saat simulasi Penanganan Pasien Corona di Rumah Sakit Lavalette, Malang, Jawa Timur, Jumat (13/3/2020). (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto/ama.)

Sebagai informasi, pasien meninggal dunia juga merupakan jemaah Ijtima Dunia Zona Asia di Gowa, Sulawesi Selatan, yang semula direncanakan 19-22 Maret 2020, namun batal dilakukan. Dia meninggal di Balikpapan pada Minggu (29/3).

Pasien tersebut berasal dari Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Masuk rumah sakit di Balikpapan pada 20 Maret 2020. Dinas kesehatan pun menelusuri jemaah dari Kaltim yang ikut hadir pada Ijtima Dunia Zona Asia di Gowa tersebut.

“Saat ini kami masih menelusuri mereka yang turut dalam kegiatan tersebut. Manifes penerbangan maupun dari kapal sudah kami dapatkan,” kata Andi.

3. Jumlah peserta ijtima dari Kaltim sebanyak 1.316 orang belum bisa disebut klaster

Lagi, Seorang Peserta Itjima Asia di Kaltim Masuk IsolasiIlustrasi (ANTARA FOTO/M Agung Rajasa)

Dari informasi yang dihimpun IDN Times jumlah peserta ijtima dari Kaltim ada 1.316 orang. Dari 29 provinsi yang turut serta acara tersebut, Kaltim paling banyak peserta. Menyusul Jawa Tengah 1.167 peserta, dan Sulawesi Selatan 1.059 peserta. Total sebanyak 8.694 orang diperkirakan akan menghadiri acara tersebut.

Angka itu sudah termasuk peserta dari sembilan negara seperti Pakistan, India, Malaysia, Thailand, Brunei Darussalam, Timor Leste, Arab Saudi, Bangladesh dan Filipina. Meski demikian, menurut Andi, ijtima Asia itu belum bisa disebut klaster COVID-19.

“Persisnya kami belum tahu, kabarnya yang terbesar (dari provinsi lain). Belum bisa, kami sebut klaster kalau yang positif itu lebih dari satu. Saat ini hanya satu (positif),” sebut Andi.

4. Peserta ijtima tak perlu takut melapor kepada dinas kesehatan setempat

Lagi, Seorang Peserta Itjima Asia di Kaltim Masuk IsolasiIlustrasi (IDN Times/Sukma Shakti)

Andi mengimbau kepada warga Kaltim yang turut dalam acara Ijtima Dunia Zona Asia di Gowa segera melaporkan diri ke dinas kesehatan setempat. Dengan demikian, pemerintah bisa terbantu tracing virus corona dari acara tersebut.

Dinas Kesehatan Kaltim, menurut Andi, juga bekerja sama dengan Majelis Ulama Indonesia (MUI) di 10 kabupaten atau kota di Kaltim, untuk menelusuri peserta yang turut dalam perhelatan akbar umat Muslim tersebut.

“Cukup isolasi mandiri di rumah dengan ketat selama 14 hari, tak perlu takut melapor,” kata Andi.

https://www.youtube.com/embed/1XNhzcvZUL4

Baca Juga: Pasien COVID-19 Meninggal di Balikpapan Ada Riwayat ke Ijtima Asia

Topic:

  • Rochmanudin
  • Septi Riyani

Berita Terkini Lainnya