Comscore Tracker

2 Pasien Virus Corona di Kaltim Pernah Kontak Pasien Meninggal di Solo

Total ada tiga pasien virus corona di Kaltim

Samarinda, IDN Times - Kasus virus corona atau COVID-19 di Kalimantan Timur bertambah dua orang, sehingga menjadi tiga pasien terjangkit virus asal Tiongkok itu.

“Dua pasien positif (virus corona) terbaru berasal dari Tenggarong, Kutai Kartanegara dan Balikpapan. Sebelumnya kan Samarinda,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Kesehatan Kaltim Andi M Ishak dalam keterangan persnya, Kamis (19/3) petang.

1. Pasien diduga menghadiri acara yang sama dengan pasien meninggal di Solo

2 Pasien Virus Corona di Kaltim Pernah Kontak Pasien Meninggal di SoloIlustrasi (IDN Times/Larasati Rey)

Pasien positif virus corona di Balikpapan dirawat di RSUD Kanujoso Djatiwibowo, sementara yang di Tenggarong merupakan pasien RSUD Aji Muhammad Parikesit.

Pasien pertama positif virus corona di Samarinda diduga punya riwayat kontak dengan pasien virus corona yang meninggal di Solo, Jawa Tengah. Dari penelusuran petugas medis, pasien di Balikpapan juga sama.

“Ya, mereka menghadiri acara yang sama di Bogor (Jawa Barat) pada 25-28 Februari 2020,” kata Andi.

2 Pasien Virus Corona di Kaltim Pernah Kontak Pasien Meninggal di SoloTahapan kondisi pasien virus corona dari hari ke hari (IDN Times/Sukma Shakti)

Baca Juga: Dalam Sehari, Korban Meninggal Virus Corona di RI Bertambah 6 Orang

2. Dua pasien virus corona yang mengikuti kegiatan seminar di Bogor meninggal

2 Pasien Virus Corona di Kaltim Pernah Kontak Pasien Meninggal di SoloIlustrasi (kotabogor.go.id)

Pasien Kasus 64 berjenis kelamin perempuan dengan usia 49 tahun meninggal dunia pada Rabu (18/3) petang di RS dr Moewardi Solo. Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengatakan pasien tersebut dari hasil tracing yang diketahui mengikuti seminar di Bogor, Jawa Barat.

"Pasien ini memiliki riwayat perjalanan yang sama dengan pasien positif COVID-19 meninggal kasus pertama di Jawa Tengah, yang dirawat di RS Moewardi," kata Ganjar, Jawa Tengah, Rabu (18/4).

Sampai saat ini jumlah pasien positif virus corona di Jawa Tengah, yang memiliki riwayat perjalanan mengikuti seminar di Bogor sebanyak empat orang, dan dua di antaranya meninggal dunia.

3. Kaltim tetapkan status lockdown

2 Pasien Virus Corona di Kaltim Pernah Kontak Pasien Meninggal di SoloGubernur Kaltim Isran Noor (tengah) didampingi Wali Kota Samarinda Syaharie Jaang (kiri) dan Wakil Gubernur Hadi Mulyadi (kedua kanan) saat memberikan keterangan pers di lobi Kegubernuran Kaltim terkait virus corona (IDN Times/Yuda Almerio)

Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur menyatakan status lockdown lokal atau karantina wilayah. Keputusan ini merupakan hasil rapat terbatas Forum Komunikasi Pimpinan Daerah atau Fokopimda Provinsi Kaltim. Padahal, Presiden Joko "Jokowi" Widodo melarang pemerintah daerah melakukan lockdown dan harus berkoordinasi dengan pemerintah pusat.

“Hasil keputusan rapat Forkopimda Pemprov Kaltim dalam rangka mengantisipasi virus COVID-19 atau virus corona, maka Kaltim dinyatakan lockdown atau mengurangi seefektif mungkin aktivitas di luar rumah, seperti sekolah, kampus, mal, dan termasuk tempat ibadah,” ujar Wakil Gubernur Kaltim Hadi Mulyadi usai rapat Forkopimda Antisipasi COVID-19.

Rapat Terbatas ini diikuti Pangdam VI/ Mulawarman, Kapolda Kaltim, Wali Kota Balikpapan, dan Bupati Penajam Paser Utara, digelar di Hotel Grand Senyiur, Balikpapan, Senin (16/3). 

https://www.youtube.com/embed/eFLpdE7HfWQ

Baca Juga: Satu Pasien Positif Virus Corona Dirawat di RSUD AWS Samarinda

Topic:

  • Rochmanudin

Berita Terkini Lainnya