Jakarta, IDN Times - Kasatgas Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) AKBP Rossa Purbo Bekti dilaporkan ke Dewan Pengawas oleh Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia (KAMI). Ia dilaporkan terkait dugaan menghambat penyidikan kasus korupsi proyek jalan dengan tidak memanggil Gubernur Sumatra Utara Bobby Nasution.
"Kami hari ini memberikan laporan kepada KPK, khususnya Dewas KPK terkait persoalan laporan dugaan upaya penghambatan proses hukum terhadap Bobby Nasution yang diduga dilakukan AKBP Rossa Purbo Bekti selaku Kasatgas KPK," ujar perwakilan pelapor, Yusril, kepada wartawan di Gedung ACLC KPK, Jakarta Selatan, Senin (17/11/2025).
KAMI menduga Rossa Purbo Bekti menghambat penyidikan tersebut. Mereka berharap, Dewas memeriksa dan melakukan audit terkait hal ini.
"Kami dari Koalisi Aktivis Mahasiswa Indonesia hari ini memberikan keterangan dan laporan terkait dengan menuntut seharusnya di KPK RI ini ada evaluasi dan audit internal secara total," ujarnya.
“KPK selama ini meminta masyarakat transparan soal keuangan. Tapi bagaimana dengan transparansi hukum mereka sendiri? Jangan sampai KPK menuntut keterbukaan dari rakyat, sementara proses hukumnya justru gelap dan tidak dijelaskan,” lanjutnya.
Sebelumnya, Peneliti ICW Zararah Azhim Syah mengaku mendapatkan informasi, Bobby Nasution sudah pernah diajukan untuk dipanggil penyidik KPK. Namun, pengajuan itu ditolak.
"Penyidik KPK bahkan sudah mengusulkan kepada ketua satgas yang menangani kasus ini untuk memeriksa Bobby. Tapi, ketiga kepala satgas tersebut tidak ada yang berani untuk memeriksa Bobby," kata Zararah di Gedung Merah Putih KPK, Jakarta Selatan, Jumat, 14 November 2025.
Menurut Zararah, KPK bisa langsung memanggil Bobby apabila sudah diperintah oleh hakim. Sebab, perintah hakim bersifat mutlak untuk dijalankan, meski dipanggil dalam tahapan persidangan.
"Maka harusnya pada kasus ini, apabila ada petunjuk baru dari persidangan, KPK seharusnya mengembangkan kasus gitu. Jadi membuka kasus baru," ujar Zararah.
Diketahui, KPK melakukan operasi tangkap tangan di Sumatra Utara pada Kamis, 26 Juni 2025. Dalam tangkap tangan itu ada enam pihak yang ditangkap, namun hanya lima yang ditetapkan sebagai tersangka.
Mereka adalah Topan Obaja Putra Ginting (Kepala DInas PUPR Provinsi Sumatra Utara), Rasuli Efendi Siregar (Kepala UPTD Gunung Tua Dinas PUPR Sumatra Utara), Heliyanto (PPK Satker PJN Wilayah I Sumatra Utara), Akhirudin Efendi Siregar (Dirut PT DNG), dan Rayhan Dulasmi Pilang (PT RN).
Tangkap tangan ini terkait enam proyek pembangunan jalan di Sumut senilai Rp231,8 miliar. Proyek-proyek tersebut adalah:
- Preservasi Jalan Simpang Kota Pinang-Gunung Tua-Simpang Pal XI 2023 (Nilai proyek Rp56,5 miliar)
- Preservasi Jalan Simpang Kota Pinang- Gunung Tua-Simpang Pal XI 2024 (Nilai proyek Rp17,5 miliar)
- Rehabilitasi Jalan Simpang Kota Pinang-Gunung Tua-Simpang Pal XI dan penanganan longsoran 2025
- Preservasi Jalan Simpang Kota Pinang-Gunung Tua-Simpang Pal XI 2025
- Pembangunan Jalan Sipiongoit batas Labusel (Nilai proyek Rp96 miliar)
- Pembangunan Jalan Hutaimbaru-Sipiongot (Nilai proyek Rp61,8 milia
Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Yusril Laporkan Rossa Purbo Bekti ke Dewas Gara-Gara Bobby Nasution

Gubernur Sumut, Bobby Nasution (IDN Times/Indah Permata Sari)
Editorial Team
EditorIlyas Listianto Mujib
Related Article
Kapal Garibaldi Tinggalkan Italia, Menuju Indonesia Lewat Terusan Suez28 Agu 2026, 23:04 WIB
Menhut Minta Karhutla Pelalawan Tak Ditinggal Sebelum Pendinginan Tuntas28 Agu 2026, 23:04 WIB
Penjual Obat Daftar G Diperas Polisi Gadungan dengan Modus Razia28 Agu 2026, 22:42 WIB
Polisi Dalami Isu Ormas Terlibat Ricuh Demo DPR, Termasuk GRIB Jaya28 Agu 2026, 22:37 WIB
Momen Prabowo Kunjungan Hunian Relokasi Eks Warga Bantaran Rel Senen28 Agu 2026, 22:37 WIB
Meriahkan HUT RI, Menteri Imipas Balap Karung Bareng Anak Binaan28 Agu 2026, 22:30 WIB
Masuk Desil 1, Suwarno Pensiunan di Jogja Tak Lagi Peroleh Bansos 28 Agu 2026, 22:28 WIB
Indonesia Dipandang Jadi Pasar Potensial Industri Keju Asia28 Agu 2026, 22:23 WIB
Pramono Layat Warga Pejompongan yang Tewas saat Kericuhan Demo28 Agu 2026, 22:23 WIB
Jejak Darah Tewasnya Warga Pejompongan, Diduga Dikeroyok Ormas28 Agu 2026, 21:38 WIB
TNI Berpakaian Sipil Ditangkap Saat Demo, Polda Metro: Ada Salah Paham28 Agu 2026, 21:37 WIB
Wafatnya Raja Harald V, Akhiri 35 Tahun Takhta Norwegia28 Agu 2026, 21:30 WIB
Gus Ipul Bilang 2 Kiai Ini Potensi Masuk AHWA Muktamar ke-35 NU28 Agu 2026, 21:26 WIB
Kepergok Bermesraan Sesama Jenis, 2 Mahasiswa KKN di Cianjur Diamankan28 Agu 2026, 21:23 WIB
Dituduh Kirim Santet, Nelayan di Sukabumi Dibacok Pedagang Ikan28 Agu 2026, 21:21 WIB
Polda Metro Ungkap Alasan TNI Dilibatkan dalam Pengamanan Demo di DPR28 Agu 2026, 21:19 WIB
Polda Metro Ungkap Kronologi Warga Pejompongan Meninggal Saat Demo DPR28 Agu 2026, 21:05 WIB
China Penjarakan Seniman Oposisi Gao Zhen Selama 3 Tahun28 Agu 2026, 21:02 WIB
Ini Alasan SPAI Batal Ikut Aksi Demo 27 Agustus di Depan DPR28 Agu 2026, 21:00 WIB
Ambisi Bikin Sukses, tapi Bisa Diam-Diam Menguras Diri28 Agu 2026, 21:00 WIB