Jakarta, IDN Times - Otoritas Iran dilaporkan telah menangkap 139 warga negara asing di kota Yazd karena diduga berpartisipasi dalam protes antipemerintah yang mengguncang negara itu.
Dilansir The New Arab, kepala kepolisian di Yazd, Ahmad Negahban, mengatakan bahwa mereka yang ditahan terlibat dalam mengorganisir, memprovokasi, dan mengarahkan aksi kerusuhan. Dalam beberapa kasus, mereka juga disebut berhubungan dengan jaringan di luar negeri.
“Dalam peninjauan kasus terkait perusuh baru-baru ini, ditetapkan bahwa 139 orang yang ditangkap dalam kerusuhan tersebut adalah warga negara asing,” kata Negahban, tanpa mengungkapkan kewarganegaraan mereka.
