Melaporkan dari RBC, Badan Statistik Rusia, Rosstat sebelumnya juga memperkirakan jika penduduk negaranya akan berkurang sebesar 510 ribu jiwa, sehingga penduduk Rusia akan turun dari 146,75 juta jiwa menjadi 146,24 juta jiwa pada tahun lalu.
Sementara sesuai perencanaan pemerintah menunjukkan penurunan penduduk akan terus berlangsung menjadi 522,1 ribu jiwa pada 2022; 451,5 ribu jiwa di 2023 dan 2024 yang turun menjadi 270,6 ribu jiwa. Maka keseluruhan angka penurunan jumlah penduduk antara tahun 2020-2024 mencapai 2,2 juta jiwa. Data ini menunjukkan peningkatan dari prediksi sebelumnya yang hanya turun 1,2 juta jiwa.
Sebelumnya Rusia sudah mengalami masalah krisis demografi yang disebabkan oleh kurangnya angka kelahiran dan tingginya kasus kematian serta adanya efek jangka pendek dari imigran yang kembali ke negaranya saat pandemik. Pihak Moskow selama ini tengah memerhatikan terkait pergeseran demografi dan berusaha meningkatkan angka kelahiran serta menarik imigran dari luar negeri.