Madinah, IDN Times - Semangat beribadah para jemaah haji Indonesia setibanya di Tanah Suci memang patut diacungi jempol. Namun, demi kelancaran seluruh rangkaian ibadah hingga tuntas, jemaah khususnya yang masuk dalam kategori lanjut usia (lansia) sangat diimbau untuk tidak memaksakan diri mengejar ibadah salat Arbain di Masjid Nabawi jika kondisi fisik sudah tidak memungkinkan.
Petugas Pembimbing Ibadah PPIH Arab Saudi Daerah Kerja (Daker) Bandara, Anis Diyah Puspita, menegaskan bahwa ibadah Arbain—yakni melaksanakan salat fardu 40 waktu secara berjamaah tanpa terputus di Masjid Nabawi—bukanlah syarat mutlak dalam ibadah haji. Oleh karena itu, jemaah tidak harus menuruti ambisi mengejar Arbain hingga mengorbankan kesehatan.
"Ibadah Arbain tidak menjadi bagian dari rukun dan wajib haji, jadi Arbain tidak menjadi bagian dari rangkaian haji itu sendiri. Sehingga tidak berpengaruh terhadap keabsahan ibadah jemaah haji," tegas Anis di Madinah, Minggu (26/4/2026).
