ilustrasi pesawat. (unsplash.com/Artturi Jalli)
Insiden yang menjadi dasar dakwaan melibatkan dua pesawat terbang milik kelompok kemanusiaan Brothers to the Rescue. Jet tempur MiG-29 milik angkatan udara Kuba menembak jatuh pesawat tersebut dan menewaskan empat awak di dalamnya.
Saat itu, Raul Castro sedang menjabat sebagai menteri pertahanan Kuba. Ia dianggap bertanggung jawab karena memimpin angkatan bersenjata di bawah kekuasaan kakaknya, Fidel Castro.
Anggota parlemen AS mendesak pemerintah untuk menindak tegas pihak yang mendalangi penembakan tersebut. Empat politikus dari Partai Republik bahkan telah mengirim surat resmi kepada Presiden AS Donald Trump pada Februari lalu untuk mendakwa Raul.
"Dakwaan ini akan menyelesaikan ketidakadilan yang sudah berlangsung lama. Pemerintahan ini berada pada posisi unik untuk menuntaskannya secara permanen," kata anggota parlemen AS Mario Díaz-Balart, dilansir USA Today.
Dakwaan terhadap Raul masih memerlukan persetujuan akhir dari dewan juri AS. Jika terwujud, dakwaan tersebut dikhawatirkan akan memperburuk hubungan Washington dan Havana.