ilustrasi tarif dagang Amerika Serikat (pexels.com/Markus Winkler)
Jika laporan intelijen AS tadi benar, maka China bisa terkena tarif dagang tinggi dari AS. Sebab, Presiden AS, Donald Trump, pada April lalu menegaskan akan memberikan tarif dagang sebesar 50 persen kepada negara mana pun yang memasok senjata ke Iran.
“Negara yang memasok senjata militer ke Iran akan langsung dikenakan tarif untuk semua barang yang dijual ke Amerika Serikat sebesar 50 persen. (Tarif ini akan) segera berlaku. Tidak akan ada pengecualian atau pembebasan!” tulis Trump di laman Truth Social pribadinya, seperti dilansir Al Jazeera.
Oleh karena itu, sejumlah pengamat meminta China untuk waspada. Sebab, tarif dagang 50 persen dari AS bisa berdampak pada perekonomian mereka.
“Menurut saya, ini adalah ancaman yang terkait dengan China. China pun akan menafsirkannya seperti itu,” kata Wakil Presiden dan Ketua Bidang Ekonomi Internasional Atlantic Council, Josh Lipsky.