Jakarta, IDN Times – Sebanyak lima belas perusahaan rintisan (startup) energi bersih dan iklim dari berbagai daerah di Indonesia terpilih untuk mengikuti Program Wirausaha KINETIK NEX. Program ini resmi diluncurkan di Makassar pada 27 Agustus 2025, dengan dukungan dari pemerintah Indonesia dan Australia.
“Dengan mendukung para inovator iklim lokal, Program Wirausaha KINETIK NEX menyoroti komitmen bersama Australia dan Indonesia terhadap ekonomi hijau yang inklusif,” ujar Minister-Counsellor Economic Kedutaan Besar Australia di Jakarta, Jonathan Gilbert, Rabu (27/8/2025).
Program berdurasi delapan minggu ini menekankan dukungan bagi startup yang dipimpin perempuan, khususnya dari Indonesia Timur. Peserta akan mendapatkan pendampingan bisnis, dukungan teknis, serta akses ke investor. Lima startup terbaik akan memperoleh bagian pendanaan hibah senilai Rp1,6 miliar untuk menguji solusi inovatif mereka.