Pemerintah Lithuania mencatat ratusan balon smuggler dari Belarus memasuki wilayah udaranya sejak Juni 2025, dengan puncak 71 insiden pada Oktober 2025. Balon tersebut mengganggu penerbangan sipil dan mengangkut rokok ilegal, memaksa penutupan Bandara Vilnius selama berjam-jam dan menjebak ribuan penumpang.
Penutupan terbaru terjadi pada awal Desember 2025, memperburuk ketegangan yang sebelumnya memicu penutupan perbatasan sementara pada akhir Oktober 2025. Lithuania menutup perbatasan selama beberapa minggu sebelum membukanya kembali akibat tekanan perusahaan logistik nasional.
“Keadaan darurat diumumkan akibat gangguan pada penerbangan sipil dan karena pertimbangan keamanan nasional. Diperlukan koordinasi yang lebih erat antara lembaga-lembaga terkait,” ujar Menteri Dalam Negeri Lithuania, Vladislavas Kondratovičius dalam rapat kabinet, dilansir Associated Press.