Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Bawa UMKM Indonesia Mendunia Lewat Pasar Nusantara di Belanda
Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag kembali menyelenggarakan Pasar Raya Nusantara di De Broodfabriek, Rijswijk, Belanda. (Dok. KBRI Den Haag)
  • KBRI Den Haag menggelar Pasar Raya Nusantara 2026 di Belanda dengan tema ‘Together in One Heart’ sebagai ajang promosi budaya, kuliner, pariwisata, dan produk unggulan Indonesia.
  • Acara ini menampilkan pertunjukan seni dari berbagai daerah serta menghadirkan talkshow dan workshop interaktif untuk memperkenalkan kekayaan budaya dan potensi kreatif Indonesia kepada masyarakat internasional.
  • Sebanyak 38 UMKM dan 18 vendor kuliner berpartisipasi guna memperluas akses pasar global, memperkuat diplomasi budaya, serta mempererat hubungan bilateral antara Indonesia dan Belanda.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
2025

KBRI Den Haag sukses menyelenggarakan Pasar Raya Nusantara tahun sebelumnya di Belanda, menjadi dasar bagi pelaksanaan acara berikutnya.

30 Juni 2026

Duta Besar L. Amrih Jinangkung menyampaikan sambutan pada pembukaan Pasar Raya Nusantara 2026 di De Broodfabriek, Rijswijk, Belanda.

2026

KBRI Den Haag menggelar Pasar Raya Nusantara 2026 dengan tema 'Together in One Heart', menampilkan pertunjukan budaya, kuliner, dan produk UMKM Indonesia kepada masyarakat internasional.

kini

Pasar Raya Nusantara telah menjadi agenda tahunan yang mempererat hubungan Indonesia dan Belanda melalui diplomasi budaya serta promosi ekonomi kreatif.

Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
  • What?
    KBRI Den Haag menyelenggarakan Pasar Raya Nusantara 2026 di Belanda, menampilkan promosi budaya, kuliner, pariwisata, dan produk unggulan Indonesia dengan tema “Together in One Heart.”
  • Who?
    Kegiatan diprakarsai oleh Kedutaan Besar Republik Indonesia di Den Haag dan dibuka oleh Duta Besar L. Amrih Jinangkung bersama partisipasi pelaku UMKM serta masyarakat Indonesia dan Belanda.
  • Where?
    Acara berlangsung di De Broodfabriek, Rijswijk, Belanda, sebagai lokasi utama penyelenggaraan Pasar Raya Nusantara tahun 2026.
  • When?
    Penyelenggaraan dilakukan selama dua hari pada akhir Juni 2026, dengan pembukaan resmi pada Selasa, 30 Juni 2026 waktu setempat.
  • Why?
    Kegiatan ini bertujuan memperkuat hubungan bilateral Indonesia–Belanda melalui diplomasi budaya serta mempromosikan produk UMKM Indonesia ke pasar internasional.
  • How?
    Melalui pertunjukan seni dari berbagai daerah, talkshow interaktif, workshop kreatif, serta pameran produk UMKM dan kuliner yang melibatkan puluhan vendor dari Indonesia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Orang-orang Indonesia bikin acara besar di Belanda namanya Pasar Raya Nusantara. Banyak tarian, musik, dan makanan dari Aceh sampai Papua ditunjukkan di sana. Ada juga orang jual barang buatan UMKM supaya bisa dikenal dunia. Acara ini bikin orang Indonesia dan Belanda jadi makin akrab dan senang bersama.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Pasar Raya Nusantara di Belanda menampilkan sisi positif diplomasi budaya Indonesia yang hidup dan inklusif. Melalui perpaduan seni, kuliner, dan produk UMKM dari berbagai daerah, acara ini tidak hanya memperkenalkan kekayaan Nusantara kepada masyarakat internasional, tetapi juga mempererat hubungan antarmasyarakat Indonesia-Belanda dengan semangat persatuan dan kreativitas yang terus berkembang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag kembali menggelar Pasar Raya Nusantara 2026 di De Broodfabriek, Rijswijk, Belanda. Mengusung tema ‘Together in One Heart,’ acara tahunan tersebut menjadi ajang promosi budaya, kuliner, pariwisata, hingga produk unggulan Indonesia kepada masyarakat internasional.

Tema yang diangkat mencerminkan semangat persatuan dalam keberagaman, sejalan dengan filosofi Bhinneka Tunggal Ika. Melalui kegiatan ini, KBRI Den Haag ingin menghadirkan ruang bagi masyarakat Indonesia dan Belanda untuk semakin mengenal sekaligus mempererat hubungan antarmasyarakat kedua negara.

Penyelenggaraan Pasar Raya Nusantara merupakan kelanjutan dari kesuksesan acara serupa pada tahun sebelumnya. Tahun ini, kegiatan tersebut kembali dikembangkan sebagai salah satu instrumen diplomasi budaya Indonesia di Belanda.

Duta Besar Republik Indonesia untuk Kerajaan Belanda, L. Amrih Jinangkung, mengatakan, Pasar Raya Nusantara bukan sekadar perayaan budaya, tetapi juga menjadi sarana memperkuat hubungan bilateral melalui kekayaan seni dan kreativitas Indonesia.

“Pasar Raya Nusantara merupakan sarana untuk semakin memperkuat hubungan antara Indonesia dan Belanda melalui kekayaan budaya dan kreativitas Indonesia,” ujar Dubes Amrih dalam sambutannya dikutip dari pernyataan KBRI Den Haag, Selasa (30/6/2026).

1. Tampilkan kekayaan budaya dari Aceh hingga Papua

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag kembali menyelenggarakan Pasar Raya Nusantara di De Broodfabriek, Rijswijk, Belanda. (Dok. KBRI Den Haag)

Selama dua hari penyelenggaraan, pengunjung disuguhkan berbagai pertunjukan seni dan musik yang menampilkan keberagaman budaya Nusantara. Sebanyak 22 pengisi acara tampil membawakan pertunjukan yang merepresentasikan berbagai daerah di Indonesia, mulai dari Aceh, Kalimantan, Sulawesi, Maluku, hingga Papua.

Berbagai penampilan tersebut memadukan seni tradisional dan modern, sekaligus menunjukkan bagaimana warisan budaya Indonesia terus berkembang melalui kreativitas generasi muda.

Selain pertunjukan seni, pengunjung juga dapat mengikuti tujuh sesi talkshow dan workshop interaktif yang menghadirkan para profesional serta pelaku industri kreatif. Kegiatan tersebut memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat budaya Indonesia, kuliner khas Nusantara, produk kreatif, hingga potensi sektor pariwisata.

Melalui rangkaian acara tersebut, Pasar Raya Nusantara diharapkan tidak hanya menjadi hiburan, tetapi juga memperluas pemahaman masyarakat Belanda terhadap keragaman budaya Indonesia.

2. Dorong promosi UMKM ke pasar internasional

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag kembali menyelenggarakan Pasar Raya Nusantara di De Broodfabriek, Rijswijk, Belanda. (Dok. KBRI Den Haag)

Pasar Raya Nusantara juga menjadi wadah bagi pelaku usaha Indonesia untuk memperkenalkan produk mereka kepada pasar internasional. Tahun ini, sebanyak 38 vendor UMKM dan 18 vendor kuliner berpartisipasi dalam kegiatan tersebut.

Beragam produk yang dipamerkan mencerminkan kreativitas pelaku usaha Indonesia di berbagai sektor. Kehadiran UMKM diharapkan dapat membuka peluang kerja sama baru sekaligus memperluas akses pasar di luar negeri.

Selain mempromosikan produk, kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan jejaring antara pelaku usaha Indonesia dengan mitra internasional.

Dengan mempertemukan pelaku usaha, masyarakat diaspora, hingga pengunjung dari Belanda, Pasar Raya Nusantara diharapkan mampu memberikan dampak positif terhadap promosi ekonomi kreatif Indonesia.

3. Jadi agenda tahunan pererat hubungan Indonesia-Belanda

Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Den Haag kembali menyelenggarakan Pasar Raya Nusantara di De Broodfabriek, Rijswijk, Belanda. (Dok. KBRI Den Haag)

KBRI Den Haag berharap Pasar Raya Nusantara dapat terus menjadi agenda tahunan yang dinantikan masyarakat sekaligus memperkuat hubungan Indonesia dan Belanda melalui budaya, kreativitas, serta semangat kebersamaan.

Melalui kegiatan ini, diplomasi budaya Indonesia tidak hanya diwujudkan lewat pertunjukan seni, tetapi juga melalui kuliner, produk UMKM, hingga interaksi langsung antara masyarakat kedua negara.

Semangat Together in One Heart diharapkan menjadi pengingat keberagaman merupakan kekuatan yang mampu mempererat hubungan antarmasyarakat lintas negara.

Dengan penyelenggaraan yang terus berkembang setiap tahun, Pasar Raya Nusantara diharapkan semakin memperkuat citra positif Indonesia di Belanda sekaligus membuka lebih banyak peluang kerja sama di bidang budaya, pariwisata, dan ekonomi kreatif.

Editorial Team

Related Article