Jakarta, IDN Times - Keberadaan dua kapal tanker Pertamina yang masih tertahan di mulut Selat Hormuz menjadi perhatian, publik di Tanah Air. Sebab, kapal tersebut membawa muatan minyak untuk kebutuhan dalam negeri.
Hampir 2.000 kapal kini tertahan di mulut Selat Hormuz lantaran aksesnya dibatasi oleh otoritas Iran. Pemerintah Iran hanya memberikan akses bagi kapal-kapal dari negara sahabat agar bisa melintasi Selat Hormuz dengan aman.
Terbaru, dua kapal tanker Pertamina disebut telah diberikan lampu hijau oleh Iran untuk bisa meninggalkan Selat Hormuz dan berlayar menuju ke Tanah Air. Narasi yang berkembang di media sosial kemudian menyebut hal itu berkat negosiasi Wakil Presiden ke-10 dan ke-12, Jusuf Kalla (JK).
Salah satunya terdapat di unggahan akun dengan nama Ummah Syiva di Facebook. "Pemerintah Iran kasih izin dua kapal tanker Indonesia melintas, berkat Jusuf Kalla," demikian judul unggahan tersebut, dikutip Senin (30/3/2026).
Di unggahan juga terdapat foto JK ketika berkunjung ke Kedutaan Iran di Jakarta dan dua kapal tanker. Benarkah dua kapal itu sudah lewati Selat Hormuz?
